Dalam beberapa hari terakhir, Ivey memang aktif melakukan siaran langsung di Instagram. Setidaknya, terdapat tiga video panjang yang diunggah setelah ia dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera lutut.
Awal Pemicu Kontroversi
Dalam salah satu video tersebut, Ivey secara terbuka mengkritik dukungan NBA terhadap kampanye Pride Month dengan menyebut perayaan itu sebagai sesuatu yang menurutnya tidak benar.
"Dunia boleh menggaungkan LGBTQ, kan? mereka mempromosikan Pride Month. NBA juga melakukan itu. Mereka mengajak orang merayakan sesuatu yang menurut saya tidak benar," Kata Ivey dalam live Instagram sebelum dipecat, Senin (30/3/2026).
Ivey juga menambahkan tentang prinsip keyakinan nya dan nilai-nilai keagamaan yang ia pegang. "Saya bukan lagi Ivey yang dulu. Versi lama saya sudah mati. Saya hidup dalam Kristus, apa pun situasinya di bola basket," tegasnya.
Ivey Dituduh Merugikan Tim
Tak lama setelah pengumuman pemecatan, Ivey kembali tampil dalam siaran langsung dan mempertanyakan keputusan manajemen Bulls. "Mereka bilang perilaku saya merugikan tim. Kenapa tidak sekalian bilang saja mereka tidak setuju dengan pandangan saya soal LGBTQ? Apa yang sebenarnya saya lakukan terhadap tim atau pemain?" protesnya dalam live Instagram, Selasa (31/3/2026).
Meski demikian, Ivey juga mengklaim bahwa dirinya tetap menjalankan seluruh kewajiban sebagai pemain profesional, termasuk menjalani sesi pemulihan cedera pada hari yang sama saat surat pemutusan kontrak diterimanya.
Tanggapan Pelatih Bulls
Pelatih kepala Bulls, Billy Donovan, angkat bicara usai keputusan pemecatan dirilis. Donovan menekankan bahwa timnya memiliki standar dan ekspektasi yang harus dijaga seluruh anggota skuad, tanpa pengecualian.
"Ada standar dan ekspektasi yang harus dijaga karena kami memiliki orang-orang dari berbagai latar belakang. Jadi yang utama adalah tetap profesional, saling menghormati, dan bertanggung jawab," ucap Donovan seperti dikutip dari The Athletic.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak NBA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait komentar Ivey maupun keputusan Bulls yang melepasnya secara sepihak. Tapi, pemecatan secara sepihak ini, membuat guard berusia 24 tahun itu berstatus free agent pada off-season mendatang.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News