Jakarta: Legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, menilai banyaknya kompetisi yang ditunda satu tahun terakhir justru membuat seluruh atlet memiliki peluang yang sama untuk memperoleh medali. Karen itu, Olimpiade Tokyo 2020 ini disebut gelaran yang cukup sulit.
“Situasi sekarang agak berbeda. Peta kekuatan, kita tidak bisa melihat siapa yang mungkin lebih unggul, semua punya peluang,” kata legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti, dalam tayangan Primetalk di Metro TV pada Selasa, 27 Juli 2021
Pemenang dalam sebuah pertandingan adalah mereka yang memiliki performa terbaik dan tampil lebih tenang. Tidak adanya pertandingan pasti memberikan perbedaan karena pemain tak bisa mengetahui cara bermain lawan.
“Dengan tidak adanya pertandingan ini juga membuat kita tidak bisa berpatokan pada penilaian atau pertemuan terakhir,” ujar Susi.
Kabid Binpres Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rionny Mainaky, optimistis atlet Indonesia dapat berlaga dengan maksimal dan membawa pulang kabar gembira bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Mereka sehat dan latihan dengan sangat baik. Kita tidak melihat lawan, tapi siapapun yang kita lawan harus benar-benar full dan tidak menganggap enteng,” jelas Mainaky dalam tayangan yang sama. (Nadia Ayu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan