Pencabutan sanksi tersebut tertuang dalam surat resmi FIFA tertanggal 11 Agustus 2026 dengan nomor referensi FDD-28859. FIFA menyatakan perkara terkait hubungan kontraktual pada 2022 telah ditutup setelah menerima konfirmasi bahwa Alberts telah menerima pembayaran.
FIFA juga meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera mencabut larangan pendaftaran pemain pada tingkat nasional yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Pernyataan Resmi Persib
Manajemen Persib menyatakan penyelesaian kasus lama itu merupakan bentuk tanggung jawab profesional klub. Persib mengaku langsung mengambil langkah penyelesaian setelah mengetahui keputusan FIFA dan menuntaskan kewajiban pembayaran sesuai mekanisme yang berlaku.
“Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan,” bunyi pernyataan resmi Persib, Rabu (12/8/2026).
“FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen,” jelas pernyataan tersebut.
Persib Fokus Hadapi Musim Baru
Setelah proses perkara ditutup dan sanksi Registration Ban dicabut secara permanen, PERSIB kini dapat kembali memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi musim 2026/2027.
“Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026/2027. Kami ingin seluruh perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh,” tegas pernyataan itu.
Manajemen Persib juga menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas kepercayaan, dukungan, dan kesabaran selama proses penyelesaian perkara berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bobotoh atas kepercayaan, dukungan, dan kesabarannya,” pungkas pernyataan Persib.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda