Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (dok. Kemenpora)
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (dok. Kemenpora)

Olahraga

DPR Apresiasi Langkah Kemenpora-Kemendikdasmen Perkuat Olahraga di Sekolah

Gregorius Gelino • 15 Maret 2026 17:39
Ringkasnya gini..
  • MoU ini dianggap bisa membina atlet secara berkelanjutan sejak dini melalui sistem pendidikan yang terencana dan terintegrasi.
  • Olahraga dianggap bisa membangun karakter, disiplin, dan kerja sama selain meningkatkan kebugaran sejak dini.
  • MoU ini menjadi jalur pembinaan atlet yang lebih sistematis sehingga dapat memperkuat prestasi olahraga Indonesia di masa depan.
Jakarta: Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penguatan olahraga di sektor pendidikan dasar dan menengah.
 
Menurut Hetifah, kolaborasi kedua kementerian tersebut merupakan langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur di lingkungan satuan pendidikan sekaligus memperkuat jalur pembinaan talenta atlet nasional sejak usia dini.
 
“Komisi X DPR RI menyambut baik sinergi Kemenpora dan Kemendikdasmen dalam memperkuat pengembangan olahraga di sekolah. Pembinaan atlet yang berkelanjutan perlu dimulai sejak dini melalui sistem pendidikan yang terencana dan terintegrasi,” ujar Hetifah.

Sebagai mitra kerja kedua kementerian tersebut, Komisi X memandang sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya olahraga sekaligus menjadi ruang awal untuk menemukan dan mengembangkan talenta atlet.

Baca juga: Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak: Momentum Kebangkitan Voli Asia

Penguatan cabang olahraga dasar atau mother sports seperti atletik, renang, dan senam dinilai penting sebagai fondasi kemampuan fisik peserta didik sebelum mereka mengembangkan spesialisasi pada cabang olahraga lainnya.
 
Hetifah menambahkan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan semangat UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang menempatkan olahraga pendidikan sebagai salah satu pilar dalam sistem keolahragaan nasional.
 
“Olahraga di sekolah tidak hanya membangun kebugaran, tetapi juga karakter, disiplin, dan kerja sama. Karena itu, penguatan ekosistem olahraga pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” jelasnya.
 
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama tersebut, termasuk dalam penguatan fasilitas olahraga di sekolah, peningkatan kompetensi guru pendidikan jasmani, serta sistem pembinaan talenta yang terintegrasi dari tingkat sekolah hingga pembinaan prestasi nasional.
 
“Dengan sinergi yang kuat antara sektor pendidikan dan olahraga, kita dapat membangun jalur pembinaan atlet yang lebih sistematis sejak pendidikan dasar hingga menengah, sehingga dapat memperkuat prestasi olahraga Indonesia di masa depan,” tutup Hetifah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan