Para atlet yang tampi di SEA Games 2021 Vietnam mengikuti tes dari Tim Review PPON (Ist)
Para atlet yang tampi di SEA Games 2021 Vietnam mengikuti tes dari Tim Review PPON (Ist)

Ketat, Atlet yang Tampil di SEA Games Vietnam Jalani 2 Tes Ini

Olahraga SEA Games 2021 Hanoi
Rendy Renuki H • 21 April 2022 19:46
Jakarta: Para atlet yang akan tampil di SEA Games 2021 Vietnam diseleksi dengan sangat ketat. Mereka diwajibkan mengikuti dua tes yang dilakukan oleh Tim Review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON).
 
Tes tersebut berupa Control Test (tes pengukuran) dan tes interview rekam jejak. Tes itu melibatkan para tenaga ahli sports science dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
 
Setidaknya 15 cabang olahraga seperti Atletik, Renang, Angkat Besi, Judo, Finswimming, Menembak, Voli Pantai, Panahan, Surfing, Panjat Tebing, Wushu, Esport, Balap Sepeda, Tenis hingga Triathlon mengikuti tes tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Control Test yang dilakukan Tim Review PPON yang dipimpin Profesor Asmawi itu meliputi tes fisik, tes kesehatan, dan tes psikologi. Hal itu dilakukan agar bisa mengetahui kondisi atlet yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2021 Vietnam pada 12-25 Mei 2022.
 
Respon positif diungkapkan para cabor terkait tes pengukuran yang dilakukan oleh Tim Review PPON ini, seperti yang dilontarkan Novita, selaku Pelatih Kepala Timnas Wushu Indonesia. 
 
"Tes pengukuran bukanlah sesuatu yang asing bagi setiap cabor, jadi kalau ditanya apakah sudah tepat ya pasti tepat," ucap Novi saat dihubungi awak media, Kamis 21 April 2022.
 
Tes tersebut berlaku tak hanya untuk atlet, namun untuk pertama kalinya juga tes dilakukan terhadap manager dan pelatih terkait kesehatan dan psikologi. Hasil analisa dari tes dan pengukuran ini pun dipaparkan langsung oleh Tim Review PPON kepada manajer, pelatih, pelatih fisik, dokter dan psikolog cabang olahraga pada 12-13 April 2022 lalu.
 
"Hasil analisa dari tes pengukuran yang disampaikan oleh Tim Review sangat bermanfaat dan berguna bagi cabor kami. Dari hasil tes pengukuran kondisi atlet kami yang paling rendah sudah pada kondisi 80 persen dari keseluruhan item tes fisik artinya atlet kami sudah siap untuk bertanding, dari sisi psikologi kami juga mengetahui kondisi psikis yg saat ini sedang dialami oleh atlet kami sehingga kami sebagai tim pelatih mengetahui solusi atau treatment yg tepat untuk atlet kami," tambah Novita.
 
Hal senada juga diungkapkan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PABSI, Hadi Wihardja, dimana menurutnya masukan dari review yang dilakukan sangat bermanfaat bagi cabang olahraga yang tengah menyiapkan atletnya ke multi event internasional.
 
"Melalui review kami saling mengisi satu sama lain dalam mempersiapkan atlet Indonesia," ucapnya.
 
Tes pengukuran ini dilakukan sekaligus untuk percepatan implementasi sports science dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), terlebih menyongsong seleksi atlet menuju Asian Games 2022, di mana sebelumnya Menpora Zainudin Amali menyebut dalam DBON terdapat sports science sebagai dasar acuan pembinaan atlet.
 
"Di era seperti sekarang mustahil tanpa sport science olahraga bisa maju," ujar Menpora Amali beberapa waktu lalu.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif