Venus Williams memberikan ucapan selamat kepada Cori Gauff, petenis 15 tahun yang menyingkirkannya di babak pertama Wimbledon 2019 (Foto: Ben STANSALL / AFP)
Venus Williams memberikan ucapan selamat kepada Cori Gauff, petenis 15 tahun yang menyingkirkannya di babak pertama Wimbledon 2019 (Foto: Ben STANSALL / AFP)

Wimbledon 2019

Wimbledon: Venus Williams Dipecundangi Petenis 15 Tahun

Olahraga tenis wimbledon venus williams
Achmad Firdaus • 02 Juli 2019 13:29
Sempat dianggap sebelah mata, Cori Gauff seorang siswi SMA berusia 15 tahun membuat kejutan besar di babak pertama Wimbledon 2019. Ia berhasil menyingkirkan juara lima kali dan sekaligus idolanya, Venus Williams.
 
London:
Turnamen tenis grand slam Wimbledon 2019 langsung menghadirkan kejutan besar di babak pertama. Cori Gauff, seorang pelajar berusia 15 tahun membuat kehebohan dengan menyingkirkan salah satu petenis kawakan, Venus Williams.
 
Dilansir Yahoosports, Selasa 2 Juli 2019, Gauff mendapatkan kesempatan tampil di Wimbledon dengan status wildcard dan berjuang lewat jalur kualifikasi. Berusia 15 tahun, ia mencatatkan diri sebagai petenis termuda yang berhasil lolos dari babak kualifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada babak pertama, Gauff langsung dihadapkan pada lawan yang sudah banyak makan asam garam pentas Wimbledon, Venus Williams. Petenis berusia 39 tahun ini diketahui sudah beraksi di ajang Wimbledon jauh sebelum Gauff dilahirkan. Bahkan, dua dari lima titel Wimbledon yang sempat diraih Venus diraihnya pada saat Gauff belum lahir.

Baca:Permintaan Maaf Rossi ke Takaaki Nakagami


Berdasarkan catatan tersebut, tak jarang orang yang memandang sebelah mata. Pertandingan melawan Gauff dinilai hanya ajang latihan buat Venus.
 
Tapi, penonton yang memadati lapangan 1 justru dibuat terpukau oleh penampilan Gauff. Remaja yang masih duduk di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Florida tersebut, malah tampil bak petenis yang biasa tampil di ajang besar.
 
Wimbledon: Venus Williams Dipecundangi Petenis 15 Tahun
(Ekspresi kebahagiaan Cori Gauff usai mengalahkan idolanya Venus Williams di babak pertama Wimbledon 2019. Foto:Ben STANSALL / AFP)
 
Tidak ada kecanggungan yang terlihat dari setiap pukulan-pukulan Gauff. Malah, ia kerap membuat Venus berlari tunggang langgang untuk sekadar mengembalikan bola. Venus akhirnya dipaksa menyerah 6-4 dan 6-4 dan Gauff mendapatkan standing aplaus dari penonton.
 
Berhasil mengalahkan petenis yang merupakan idolanya, tentu merupakan sebuah kebanggaan buat Gauff. Sambil meneteskan air mata, ia mengaku sama sekali tidak menyangka bisa memenangi pertandingan.
 
"Saya sendiri tak tahu bagaimana menjelaskan perasaan saya," kata Gauff.

Baca juga:Rins Ungkap Faktor Kecelakaan di MotoGP Belanda


"Setelah pertandingan, saya mengucapkan terima kasih atasu semua yang telah dilakukannya. Saya tidak akan berada di sini jika bukan karena dia," lanjut dara yang akrab disapa Coco tersebut.
 
Selanjutnya, pada babak kedua Gauff akan berhadapan dengan Magdalena Rybarikova asal Slovakia yang usianya dua kali lipat dari Gauff.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Zaha Mimpikan Bermain di Arsenal

 
(ACF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif