Roger Federer (Foto: GLYN KIRK / AFP)
Roger Federer (Foto: GLYN KIRK / AFP)

Rekor Baru Federer di Grand Slam

Olahraga tenis wimbledon
Cahya Mulyana • 08 Juli 2019 13:07
Federer barus saja memecahkan rekor milik Jimmy Connors sebagai petenis yang paling sering lolos ke babak 16 besar Wimbledon. Kemenangan atas Lucas Poullie sekaligus menjadi kemenangan ke-350 Federer di turnamen grand slam.
 
Wimbledon:
Walau telah memasuki usia senja, Roger Federer belum kehilangan tajinya di lapangan tenis. Petenis Swiss berusia 37 tahun tersebut dengan mantap melangkah ke babak 16 besar tunggal putra Wimbledon setelah menyingkirkan unggulan ke-27 asal Prancis Lucas Pouille dengan skor 7-5, 6-2, 7-6 (7/4) kemarin.
 
Kemenangan atas Pouille yang merupakan kemenangan ke-98 di Wimbledon, membuat Federer mencetak rekor baru. Petenis yang akan menghadapi Matteo Berrettini (Italia) menjadi petenis pertama yang mampu meraih 350 kemenangan di ajang grand slam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lolos ke babak 16 besar Wimbledon untuk yang ke-17 kali membawa Federer melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Jimmy Connors sebagai petenis putra yang paling banyak lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya, Connors yang merupakan legenda tenis Amerika Serikat, 16 kali lolos ke babak 16 besar Wimbledon.

Baca:Profil Tibo Monabesa Petinju NTT yang Jadi Juara Dunia Versi IBO


"Itu merupakan angka yang bagus untuk dicapai. Saya sangat menikmati penampilan di ajang grand slam. Menyenangkan bisa meraih kemenangan sebanyak itu," ungkap peraih delapan gelar tunggal putra Wimbledon tersebut.
 
Di tunggal putri, kuda hitam asal Amerika Serikat Coco Gauff akan mendapat tantangan terberatnya. Petenis berusia 15 tahun yang menyingkirkan Venus Williams di putaran pertama tersebut harus menghadapi mantan petenis nomor satu dunia dan unggulan ketujuh asal Rumania, Simona Halep, untuk berebut tempat di perempat final.
 
Gauff, petenis termuda yang tampil di tunggal putri Wimbledon, menyebut hasil pertandingan melawan Halep sepenuhnya tergantung dirinya sendiri. Namun, Gouff tidak mau besar kepala dengan segala sanjungan yang ditujukan kepadanya.
 
"Jika aku memikirkannya seperti itu, kepalaku akan menjadi besar. Aku mencoba untuk tidak memikirkannya seperti itu," ujarnya.
 
Sensasi Serena/Andy
Di sisi lain, pasangan Serena Williams/Andy Murray membuat nomor ganda campuran mendapat perhatian khusus. Tampilnya dua mantan petenis nomor satu dunia itu membuat nomor yang selama ini tidak mendapat perhatian menjadi sorotan.
 
Di putaran pertama, Serena/Andy tampil mengesankan saat menghadapi Andreas Mies (Jerman)/Alexa Guarachi (Cile) dan menang 6-4, 6-1. Walau baru pertama kali berpasangan, Serena dan Andy terlihat kompak di lapangan. Keduanya tampil sangat padu dan mampu menjalankan perannya masing-masing.

Baca juga:Klasemen Pembalap Usai MotoGP Jerman


Serena mengakui merasa mendapatkan beban saat memutuskan berpasangan dengan Andy Murray yang merupakan legenda tenis Inggris. "Pada titik tertentu saya merasa mendapat tekanan tampil bersama Andy di Center Court. Namun, pada akhirnya saya bisa mengatasi itu dan tampil bagus," ungkap Serena.
 
Sementara itu, Murray menegaskan dirinya kini bisa fokus di ganda campuran setelah di ganda putra telah tersingkir. Berpasangan dengan Pierre-Hugues Herbert, Murray tersingkir di putaran keempat.
 
"Saya telah tersingkir di ganda putra dan kini bisa mencurahkan semua energi di ganda campuran. Merupakan pengalaman hebat kembali tampil di Centre Court bersama Serena," ujar Murray.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:CONMEBOL Tanggapi Tuduhan Messi Soal Korupsi di Copa America

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif