Pertandingan LA Lakers. AFP PHOTO/David Jensen
Pertandingan LA Lakers. AFP PHOTO/David Jensen

LA Lakers Resmi Dijual, Ini Sosok Pemilik Baru

Adri Prima • 13 Agustus 2026 23:06
Ringkasnya gini..
  • Los Angeles Lakers berpindah kepemilikan lewat akuisisi senilai USD12,5 miliar atau sekitar Rp200 triliun.
  • Josh Kushner dan Bob Iger berkomitmen menjaga warisan Lakers serta mempertahankan tim di level tertinggi NBA.
  • Akuisisi Lakers masih menunggu persetujuan Dewan Gubernur NBA yang dijadwalkan bersidang pada September.
Los Angeles: Los Angeles Lakers resmi berpindah kepemilikan setelah pengusaha Josh Kushner dan Bob Iger mencapai kesepakatan akuisisi senilai USD12,5 miliar atau sekitar Rp200 triliun. Nilai transaksi tersebut sekaligus menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah waralaba olahraga.
 
Dilansir ESPN, kesepakatan ini cukup mengejutkan. Pasalnya, Kushner dan Iger sebelumnya tengah mematangkan rencana membangun klub ekspansi NBA di Las Vegas sebelum akhirnya memilih mengakuisisi Lakers.
 
"Sebagai penggemar NBA seumur hidup, kami merasa sangat terhormat mendapat kesempatan menjadi pengelola Los Angeles Lakers, salah satu waralaba olahraga paling ikonik di dunia," ungkap Kushner dan Iger dalam pernyataan resminya.

Kushner merupakan pendiri perusahaan modal ventura Thrive Capital sekaligus pendiri platform Oscar Health. Sementara itu, Iger dikenal sebagai mantan CEO The Walt Disney Company. Keduanya berkomitmen menjaga warisan kepemimpinan mendiang Jerry Buss dan Jeanie Buss serta mempertahankan Lakers sebagai salah satu tim terkuat di NBA.
 
Penjualan Lakers juga berlangsung dalam waktu relatif singkat. Mark Walter, CEO sekaligus Chairman TWG Global, baru menjadi pemilik mayoritas Lakers pada Oktober 2025 setelah membeli saham dari keluarga Buss dengan valuasi sekitar USD10 miliar.
 
Namun, Walter kini memutuskan melepas seluruh kepemilikannya kepada Kushner dan Iger dengan nilai transaksi yang lebih tinggi.
 
Meski kesepakatan telah tercapai, proses akuisisi belum sepenuhnya selesai. Transaksi tersebut masih membutuhkan persetujuan formal dari Dewan Gubernur NBA.
 
Proses verifikasi dan ratifikasi diperkirakan berlangsung selama beberapa pekan. Rapat Dewan Gubernur NBA berikutnya dijadwalkan berlangsung pada September mendatang di New York.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan