Teriakan nama STY terdengar dari sejumlah suporter setelah wasit meniup peluit panjang. Respons tersebut muncul di tengah kekecewaan terhadap hasil pertandingan.
Teriakan nama STY tersebut juga menjadi bentuk perbandingan sebagian suporter dengan era kepelatihannya. Pada Piala AFF 2020, Indonesia mengalahkan Malaysia 4-1 pada 19 Desember 2021 di Stadion Nasional, Singapura.
STY juga membawa Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 dan menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Catatan tersebut kemudian kembali dibandingkan sebagian suporter setelah Indonesia bermain imbang melawan Malaysia.
Kevin Diks Kecewa dengan Sikap Suporter
Kevin Diks yang mendengar teriakan tersebut mengaku kecewa dengan sikap sejumlah suporter.
"Menurut saya ini tidak benar. Ini tidak benar," kata Kevin dalam wawancaranya usai pertandingan di pinggir lapangan usai pertandingan.
Kevin Diks menilai teriakan tersebut tidak baik bagi Skuad Garuda. Bek Borussia Monchengladbach itu menegaskan para pemain telah berusaha keras mempertahankan hasil pertandingan dalam kondisi sulit.
Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-36 setelah kartu kuning Tom Haye diubah menjadi kartu merah usai wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR).
"Menurut saya ini tidak baik buat para pemain, tidak baik buat pelatih. Kami mencoba berjuang dengan 10 pemain, itu sangat sulit. Dan saya kecewa dengan ini. Buat saya ini tidak benar. Ini mengecewakan," ujar dia.
(Muhammad Zaidan Rizky)