Suasana laga Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) kontra  Bandung Bank BJB Pakuan. (Foto: Humas Proliga 2019)
Suasana laga Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) kontra Bandung Bank BJB Pakuan. (Foto: Humas Proliga 2019)

Jakarta Pertamina Energi Putri Kuasai Final Four

Olahraga bola voli putri proliga
Daviq Umar Al Faruq • 16 Februari 2019 23:40
Malang: Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) menjuarai fase final four Proliga 2019. Tren positif itu diraih setelah menaklukkan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-1 (20-25, 25-20, 25-21, 25-16) di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu 16 Februari.
 
BJB Pakuan sudah bermain apik dengan langsung menekan pertahanan JPE hingga memimpin pada set pertama, 25-20. Namun, pada set kedua, JPE enggan membiarkan lawan memimpin. Mereka mampu merebut set kedua dengan skor, 25-20.
 
Memasuki set ketiga, BJB Pakuan kembali menyerang lebih dulu dengan memimpin set 8-5. Tapi dengan cepat JPE membalikkan keadaan dengan 18-16 serta melancarkan serangan bertubi-tubi hingga mampu menutup set ketiga dengan 25-21.

Klik: Lee Chong Wei Belum Pikirkan Emas Olimpiade 2020


Pada set keempat, JPE terlihat berulang kali melakukan kesalahan. Meski begitu, setelah memasukkan Amasya Manganang, permainan JPE seketika berubah dan dengan mudah mengakhiri pertandingan 25-16.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelatih JPE, M. Ansori mengatakan timnya tetap tampil maksimal meski tiket grand final sudah digenggam. Pemain yang diturunkan tetap yang terkuat dan tidak ada niatan melepas laga.
 
"Walaupun sudah masuk ke grand final. Tapi kami tetap mengejar. Set pertama kalah karena menganggap remeh lawan," katanya Ansori seusai laga.
 
Disisi lain, Ansori mengaku bakal mempersiapkan fisik dan recovery pemainnya untuk menuju babak grand final. Setidaknya ada waktu empat hingga lima hari untuk membenahi performa timnya.
 
“Saya tidak pernah takut antiklimaks karena para pemain memang tidak mau kalah. Kami memang terseok-seok pada awalnya, tapi tadi bisa membuktikan," tambahnya.

Klik:Atlet Panjat Tebing Dijadwalkan Ikuti Kejuaraan Internasional


Sementara itu, Pelatih Bandung Bank BJB Pakuan, Teddy Hidayat mengaku jika level pemain JPE berada dua tingkat di atas pemainnya. Hal itulah yang membuat timnya kesulitan.
 
“Pertamina memang lebih bagus, semua pasti mengakui itu dari segi apapun. Kita tampil tidak ada beban karena sudah berusaha maksimal. Mereka masih dua tingkat di atas kita, makanya jadi berat,"kata Teddy.
 
JPE telah memastikan tiket grand final setelah menaklukkan Jakarta BNI 46 pada laga sebelumnya. Dengan begitu, mereka berhak tampil pada laga puncak di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 23-24 Februari mendatang.
 
Lima kemenangan pada fase final four membuat JPE mengoleksi 15 poin. Itu masih bisa bertambah apabila tim asuhan M. Ansori bisa menang atas PGN Popsivo Polwan pada laga terakhir, Minggu 17 Februari. Sekalipun kalah, hasil laga tak berpengaruh terhadap tiket grand final.
 

(KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif