Agung Prio, rider asal Kediri yang memperkuat Astrindo Racing Team, tampil impresif dalam final run di lintasan berkarakter keras, kering, dan berdebu. Ia mencatatkan waktu tercepat 2 menit 47,826 detik untuk mengamankan gelar juara Men Elite.
Hasil tersebut membuat Agung mengoleksi 510 poin dan menggeser Andi “John” Prayoga yang gagal finis pada seri kedua. Persaingan perebutan gelar juara umum pun semakin menarik menjelang putaran terakhir di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah.
Di kategori Women Elite, Milatul Khaqimah dari Lumajang juga tampil dominan. Rider Nukeproof Exess Team itu kembali meraih kemenangan setelah menjadi yang tercepat pada seri pertama dan kedua 76 Ultimate Downhill 2026.
Putaran kedua kejuaraan yang digelar 76 Rider ini diikuti 113 rider dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bersaing dalam 10 kelas dengan tantangan lintasan Arjuno Bike Park yang menuntut keterampilan teknis, ketahanan fisik, dan kemampuan beradaptasi.
Super Prilly Taklukkan Trek Arjuno, Geser Andy Prayoga
Agung Prio menunjukkan konsistensi sejak sesi seeding run pada Sabtu, 17 Oktober 2026, hingga final run sehari kemudian. Ia kembali menjadi yang tercepat pada babak penentuan dan mengamankan poin maksimal dari seri kedua.
Lintasan sepanjang hampir 1.600 meter dengan elevasi 233 meter di lereng Gunung Arjuno bukan tantangan ringan. Kondisi trek yang keras, kering, dan berdebu membuat para rider harus cermat memilih jalur atau *line* terbaik. Kesalahan membaca lintasan dapat menghilangkan waktu berharga, bahkan berujung kecelakaan.
Namun, Agung mampu melewati tantangan tersebut dengan performa meyakinkan. Catatan waktunya unggul lebih dari tiga detik atas pesaing terdekat.
Yosi Saputra dari YTI Racing Team menempati posisi kedua dengan waktu 2 menit 51,753 detik. Sementara itu, Putra Ganda Arrozak dari Alaska Squad Racing Team berada di peringkat ketiga dengan catatan 2 menit 54,902 detik.
Bagi Agung, kemenangan di Arjuno Bike Park terasa istimewa. Atlet yang telah dua kali menjadi juara nasional itu mengaku baru kali ini berhasil menjuarai kelas Men Elite dalam seri 76 Ultimate Downhill setelah berpartisipasi berkali-kali.
“Saya senang bisa tampil konsisten tahun ini dan keberhasilan menjadi juara di kelas Men Elite adalah yang pertama buat saya. Tambahan poin yang signifikan di Arjuno Bike Park juga membuat saya naik ke posisi pertama di standing point perebutan gelar juara. Semoga saya bisa mempertahankan performa terbaik di seri terakhir di Ternadi Bike Park, Kudus,” ujar Agung.
Agung juga menilai lintasan Arjuno menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan trek yang biasa digunakannya untuk berlatih. Kondisi permukaan yang bergelombang dan berlubang membuat setiap rider dituntut cepat menyesuaikan teknik berkendara.
“Sebagai atlet Indonesia, saya justru senang jika selalu ada tantangan dan kesulitan baru di setiap balapan downhill. Kondisi lintasan yang berubah-ubah di Arjuno Bike Park memang tidak mudah ditaklukkan karena sangat bumpy dan banyak berlubang,” terangnya.
Menurut Agung, tantangan di setiap lintasan dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan bersaing di level internasional.
Milatul Khaqimah Perkuat Posisi di Women Elite
Persaingan kelas Women Elite juga menghadirkan penampilan impresif dari rider Jawa Timur. Milatul Khaqimah kembali menunjukkan dominasinya setelah tampil sebagai yang tercepat pada seeding run dan final run.
Pada final run, Milatul mencatatkan waktu 3 menit 20,555 detik. Ia unggul atas Nilna Murni Ningtias dari Spartan Racing Team yang finis dengan waktu 3 menit 23,474 detik.
Posisi ketiga ditempati Ayu Triya Andriana dari Alaska Squad Racing Team dengan catatan 3 menit 28,251 detik.
Kemenangan di Pasuruan menjadi modal penting bagi Milatul dalam perburuan gelar juara umum. Setelah menjuarai dua seri pertama, rider asal Lumajang itu memimpin klasemen sementara Women Elite dengan koleksi 400 poin.
Ayu Triya Andriana berada di posisi kedua dengan 280 poin. Sementara itu, Nining Porwaningsih dan Nilna Murni Ningtias sama-sama mengumpulkan 220 poin untuk menempati posisi berikutnya.
Milatul mengaku puas karena mampu mencapai target di seri kedua. Ia juga bangga dapat membawa nama Jawa Timur ke podium tertinggi di Arjuno Bike Park.
“Saya puas dengan performa sendiri di seri kedua dan sesuai target dengan menjadi juara. Sebagai perwakilan Jawa Timur, saya tentu bangga bisa menjadi yang terbaik di Arjuno Bike Park,” kata Milatul.
Meski memiliki keunggulan poin, ia tidak ingin lengah menghadapi putaran terakhir. Milatul bertekad mempertahankan performa dan terus bekerja keras untuk mengejar gelar juara umum musim ini.
Arjuno Bike Park Uji Kemampuan 113 Rider
Perwakilan penyelenggara 76 Rider, Agnes C. Wuisan, mengapresiasi persaingan yang berlangsung pada putaran kedua. Menurut dia, penyelenggaraan di Arjuno Bike Park memberikan tantangan baru bagi para peserta, terutama karena karakter lintasannya berbeda dari seri sebelumnya.
Agnes menilai perubahan karakter trek dapat membantu para rider meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kesiapan fisik. Persaingan memperebutkan poin di kelas Men Elite dan Women Elite juga semakin ketat menjelang seri penutup.
“Luar biasa! Putaran kedua 76 Ultimate Downhill ini benar-benar menantang dan kompetitif. Kejar-kejaran poin terjadi, terutama di kelas prestasi Men Elite maupun Women Elite. Selain itu karakter trek di Arjuno Bike Park juga menghadirkan tantangan yang sulit ditaklukkan para rider yang berpartisipasi. Semoga ini benar-benar dimanfaatkan agar kemampuan atlet-atlet downhill kita bisa semakin naik level,” ungkap Agnes.
Arjuno Bike Park berada di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Lintasan tersebut telah mengantongi sertifikasi C2 dari Union Cycliste Internationale (UCI), sehingga menjadi salah satu arena penting bagi penyelenggaraan kejuaraan downhill nasional.
Sebanyak 113 rider mengikuti putaran kedua dengan persaingan terbagi dalam 10 kelas. Kondisi lintasan yang dinamis menuntut peserta menjaga kontrol sepeda, memilih jalur secara cermat, dan mempertahankan kecepatan tanpa mengabaikan keselamatan.
Seri Final 76 Ultimate Downhill 2026 Digelar di Kudus
Setelah persaingan di Arjuno Bike Park berakhir, perhatian para rider kini tertuju pada putaran ketiga sekaligus seri penutup 76 Ultimate Downhill 2026 di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah.
Berdasarkan jadwal penyelenggara, seri terakhir akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Para rider masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus memperjuangkan gelar juara umum di kelas masing-masing.
Di Men Elite, keberhasilan Agung Prio mengambil alih puncak klasemen membuat persaingan semakin terbuka. Sementara itu, Milatul Khaqimah berpeluang mempertahankan dominasinya di Women Elite setelah mengoleksi dua kemenangan beruntun.
Dengan perebutan poin yang belum berakhir, seri final di Ternadi Bike Park diperkirakan menjadi penentu bagi para rider yang memburu gelar juara umum 76 Ultimate Downhill 2026.
Hasil Final Run 76 Ultimate Downhill 2026 Seri II Pasuruan
Men Elite
1. Agung Prio Apriliano (Astrindo Racing Team) – 2:47,826
2. Yosi Saputra (YTI Racing Team) – 2:51,753
3. Putra Ganda Arrozak (Alaska Squad Racing Team) – 2:54,902
4. Fajar Abdul Rahman (Spartan Racing Team) – 2:57,127
5. Popo Ario Sejati (Patrol Pars Racing Team) – 2:57,530
Women Elite
1. Milatul Khaqimah (Nukeproof Exess Team) – 3:20,555
2. Nilna Murni Ningtias (Spartan Racing Team) – 3:23,474
3. Ayu Triya Andriana (Alaska Squad Racing Team) – 3:28,251
4. Nining Porwaningsih (Anindya Racing Team) – 3:30,337
5. Arasy Ikhsaniah Bilqis (Privateer) – 3:40,477