Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3. (Foto: Dok. Kemenpora)
Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3. (Foto: Dok. Kemenpora)

ASEAN Para Games 2025

Pantang Nyerah! Timnas Basket Kursi Roda Kejar Medali Perunggu

Alfa Mandalika • 19 Januari 2026 23:54
Nakhon Ratchasima: Tim nasional basket kursi roda putra Indonesia 3x3 harus mengakui keunggulan tim basket kursi roda tuan rumah Thailand pada laga semifinal Asean Para Games 2025 Thailand yang digelar di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1).
 
Danu Koswantoro dan kawan-kawan tak mampu berbuat banyak usai laga berakhir dengan skor 5-14. Pelatih timnas basket kursi roda Indonesia, Salim Nurjadin mengatakan anak-anak didiknya akan fokus memperbaiki mental bertanding.
 
"Hasil yang kita dapat di penyisihan kali ini memang sangat kurang maksimal, kita mengalami kekalahan di semua permainan. Tapi, setelah ini kita akan fokus dan fight keras di perebutan juara tiga nanti melawan Malaysia," ujarnya usai pertandingan.

Sepanjang pertandingan, I Komang Suparta dkk terlihat beberapa kali shooting tak akurat bahkan tak mengenai ring basket. Tim Indonesia kesulitan meladeni permainan lawan. Thailand tampil dominan dan menekan Indonesia dengan permainan cepat dan shooting-shooting akurat.
 
"Mungkin mereka masih jetleg dan kena demam panggung, karena ini hari pertama dan memang game yang cukup padat. Tapi kita ngga bisa jadikan itu alasan karena 3x3 dimanapun pasti padat di wheelchair maupun basket konvensional," ujarnya menambahkan.
 
Salim berharap Danu Koswantoro dkk akan lebih baik saat di laga terakhir yang tersisa melawan Malaysia. Beberapa kekurangan di lapangan, finishing dan mental harus cepat mendapat perbaikan.
 
"Jadi, kita akan coba konsen untuk komunikasi tim dan finishing yang harusnya tenang, kita lihat akurasi mereka menurun saya rasa karena kurang tenang, dan lambat ambil keputusan, shootlock keburu habis di detik terakhir, jadi mereka terpaksa harus menembakan tembakan jadi konsentrasinya menurun," paparnya.
"Untuk hadapi Malaysia nanti kita akan keras dari awal, waktu penyisihan tadi bisa dibilang kita 'terpeleset' karena dari awal kita sempat tertinggal tapi sempat comeback dengan unggul dua bola. Saya harap nanti di perebutan juara 3, anak-anak lebih pintar ambil keputusan. Kita optimis menang," pungkasnya.
 
Di tiga laga sebelumnya, timnas basket kursi roda Indonesia 3x3 juga harus menelan pil pahit atas keunggulan dari timnas Thailand, Filipina dan Malaysia. Melawan Filipina di babak penyisihan, timnas basket kursi roda Indonesia kalah dengan skor telak 3-20. 
 
Berhadapan dengan timnas Malaysia, Kasep Ayatulloh dan kawan-kawan harus kalah dengan skor akhir 6-10.  Bertemu tuan rumah Thailand pada penyisihan timnas Indonesia juga kalah 6-16.
 
"Laga hari ini memang perlu banyak evaluasi, khususnya antar pemain di dalam lapangan seperti finishing kurang bagus, defend kita juga kurang kuat, mental, ketenangan dan jam terbang. Belajar dari hari ini jadi modal saat perebutan perunggu nanti, kita optimis bawa pulang medali," tutur I Komang Suparta.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan