Leica menjadi salah satu andalan Indonesia pada Asian Games 2026. Karateka asal Sumatera Utara berusia 22 tahun itu mendapat target emas dari Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Hadi Tjahjanto.
Target tersebut disampaikan Hadi dalam acara pelepasan atlet karate Indonesia di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Tim karate Indonesia akan diperkuat enam karateka yang terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri. Mereka akan turun pada nomor kata dan kumite. Hadi menjelaskan dua karateka Indonesia akan tampil di nomor kata, sedangkan empat lainnya bertanding pada nomor kumite.
Baca Juga :
Persiapan Matang, Hadi Tjahjanto Targetkan Karateka Indonesia Raih Emas di Asian Games 2026
Leica menjadi salah satu dari empat karateka Indonesia yang akan turun di nomor kumite. Ia diharapkan mampu mewujudkan target medali emas yang diberikan PB FORKI.
Emas AKF Jadi Modal Leica
Leica menilai keberhasilannya meraih emas pada AKF Senior Championship 2026 di Bali, Juni lalu, menjadi salah satu modal penting sebelum tampil di Asian Games.
Menurut Leica, hasil tersebut bukan menjadi beban tambahan, melainkan dorongan untuk tampil lebih baik. Prestasi itu juga menjadi bukti bahwa dirinya mampu bersaing dan menguasai kelasnya di level Asia.
"Kalau hasil yang di AKF kemarin itu sebenarnya bukan beban buat saya, tapi jadi pecut. Salah satu pembuktian kalau misalnya saya bisa menguasai kelas saya di level Asia," kata Leica.
Selain hasil positif di AKF, Leica juga memiliki modal persiapan yang cukup panjang. Ia telah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) sejak Januari 2026.
Artinya, Leica telah menjalani persiapan sekitar delapan bulan sebelum bertanding di Asian Games. Selama periode tersebut, ia juga mengikuti sejumlah pertandingan uji coba untuk mengukur kesiapan.
"Kalau untuk persiapan sih kita sudah TC dari bulan Januari, sudah sekitar delapan bulan. Dan kita juga sudah melewati beberapa try out," ungkapnya.
"Salah satunya pre-event kita kemarin ada di AKF Bali. Alhamdulillah hasil di AKF Bali itu menurut saya cukup menggembirakan, yang mana itu sudah membuat kita jadi lebih pede dalam menghadapi Asian Games ini. Karena itu kan pre-event-nya," sambung Leica.
Percaya Diri Hadapi Debut
Meski membawa modal positif, Leica menyadari Asian Games 2026 akan menjadi tantangan berbeda. Ajang tersebut juga menjadi debutnya di pesta olahraga terbesar di Asia.
Leica mengukur kepercayaan dirinya berada di angka delapan dari skala 10. Ia menyisakan 20 persen keraguan karena akan menjalani pengalaman pertamanya tampil di Asian Games pada usia yang relatif muda.
"Saya rasa 1-10 ada di angka delapan, 20 persennya kenapa? Karena ini kebetulan Asian Games pertama saya. Saya ikut Asian Games di usia yang cukup relatif muda," jelasnya.
Leica juga menyadari beberapa calon lawannya memiliki pengalaman lebih banyak. Bahkan, sejumlah karateka yang akan dihadapinya telah masuk 10 besar peringkat dunia dan ada yang menempati posisi teratas.
"Secara pengalaman mungkin saya jauh dibandingkan lawan-lawan saya yang notabene-nya sudah masuk peringkat 10 dunia. Bahkan ada yang peringkat satu dunia. Tapi saya percaya diri," pungkasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)