Turnamen yang digelar oleh Asia Golf Leaders Forum (AGLF) serta di-co-sanctioned oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT) tersebut menyodorkan total hadiah sebesar USD600.000 (sekitar Rp10 miliar). Nilai hadiah turnamen ini mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan debutnya pada tahun lalu.
Dengan peningkatan total hadiah ini, IWO 2026 menjadi turnamen golf profesional wanita termahal di Sirkuit Asia Pasifik. IWO 2026 akan menjadi pembuka Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) series tour 2026 setelah Taiwan Mobile Ladies Open pada Desember 2025. Menggantikan Women's Asia Circuit dan Ladies Asia Golf Tour (LAGT) yang telah berhenti,
APAC Circuit ini memiliki peran penting dalam mengembangkan golf wanita di wilayah Asia-Pasifik.
“Setelah debutnya berlangsung sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali akan kami adakan pada akhir Januari ini. Kami optimis IWO akan memberikan boost bagi perkembangan golf wanita di Indonesia, selain juga menjadi ajang kompetisi bagi para pegolf wanita Asia Pasifik dalam menampilkan permainan terbaiknya. Mimpi saya adalah menjadikan IWO ini sebagai the largest and the biggest ladies tournament in Southeast Asia dalam 5 tahun ke depan,” kata C.K. Song, Chairman Indonesia Women’s Open.
PGI menjadi pemegang lisensi pergelaran Indonesia Women’s Open, yang merupakan satu-satunya national open untuk event profesional wanita di Tanah Air. Berada dalam kalender Asia Pacific Circuit, IWO merupakan hasil kerja sama PGI dengan AGLF yang akan berlangsung selama 3 tahun. IWO 2026 menjadi tahun kedua dari kemitraan strategis ini.
“Untuk kedua kalinya, kami menghadirkan Indonesia Women’s Open di Tanah Air. Dengan adanya turnamen profesional internasional bergengsi ini, kami berharap para pegolf wanita Indonesia memiliki kemampuan bersaing setara dengan pemain-pemain internasional. Tentunya, dengan debut IWO pada 2025 kemarin, para pegolf kita bisa mengambil lebih banyak pelajaran untuk bisa menghadapi persaingan dalam level internasional di IWO 2026 ini,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB-PGI), Japto Soelistyo Soerjosoemarno.
Pergelaran Indonesia Women’s Open 2026 kini bahkan mendapat dukungan penuh dari Bank Tabungan Negara (BTN). Sebagai presenting sponsor, BTN menegaskan komitmen mereka untuk turut terlibat dalam pengembangan golf wanita di Indonesia. Di musim ini, turnamen golf wanita termahal di Indonesia tersebut sekarang resmi bernama Indonesia Women’s Open presented by BTN.
“BTN melihat Indonesia Women’s Open (IWO) sebagai ajang yang sangat strategis karena sejalan dengan nilai dan komitmen BTN dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya golf wanita, yang memiliki potensi besar di tingkat regional dan internasional. BTN percaya bahwa pengembangan atlet perempuan adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia di bidang olahraga,” kata Frengky Rosadrian P., Division Head Retail Funding Division Bank Tabungan Negara (BTN).
Setelah debutnya pada 2025 di Damai Indah Golf-BSD Course, kini edisi kedua Indonesia Women’s Open akan kembali digelar di lapangan karya Jack Nicklaus tersebut. BSD Course ini
memang selalu menjadi langganan berbagai event golf bertaraf internasional. Tercatat sebagai venue turnamen Indonesia Open 1994 (Asian Tour), dan tuan rumah Ciputra Golfpreneur Tournament (kalender Asian Development Tour) sejak 2014, nama Damai Indah Golf-BSD Course kini terukir pula sebagai venue Indonesia Women’s Open dalam 2 tahun berturut-turut.
“Kami sangat bangga bisa kembali menjadi venue turnamen sekelas Indonesia Women’s Open presented by BTN untuk kedua kalinya. Turnamen Asia Pacific Circuit ini telah mengangkat nama Damai Indah Golf-BSD Course sebagai salah satu championship course di Indonesia di berbagai kategori. Di Indonesia Women’s Open presented by BTN, kami siap menyediakan venue yang menyodorkan tantangan berkesan bagi para pemain turnamen internasional ini,” kata Budiarsa Sastrawinata, Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk.
Pada musim 2026 ini, PGI dan AGLF berhasil mendapatkan co-sanction dengan KLPGA Dream Tour. Sebanyak 120 pegolf terbaik akan bertarung di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Mereka di antaranya atlet-atlet elite dari KLPGA Dream Tour dan pegolf-pegolf teratas yang mewakili lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk kontingen Indonesia yang sangat kompetitif.
Sebanyak 50 pegolf profesional wanita top Korea akan turun dan berkompetisi dengan pemain-pemain terbaik dari seluruh kawasan Asia-Pasifik di BSD Course. Sementara itu, sebagai tuan rumah, PGI akan memberikan kesempatan kepada 30 pemain Indonesia untuk ikut bersaing dalam memperebutkan trofi IWO edisi kedua.
Kristina Natalia Yoko menjadi salah satu andalan dari tuan rumah. Berhasil lolos cut pada debut IWO 2025, Yoko berharap bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Bagi Yoko, IWO bukan hanya sekadar pergelaran golf internasional. Ia melihat bahwa IWO bisa menjadi barometer kemampuan para pegolf wanita Indonesia di panggung dunia.
“Aku melihat IWO sebagai panggung besar untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan ladies professional Indonesia. Ini bukan hanya soal pertandingan, melainkan sebuah langkah awal untuk mendorong semakin banyaknya turnamen golf khusus ladies di masa depan. Untuk aku pribadi, IWO adalah milestone besar, titik penting dalam perjalanan karierku sebagai pegolf profesional. Di IWO aku harap bisa membawa kualitas permainan terbaik dan sekaligus berkontribusi untuk kemajuan ladies pro Indonesia,” jelas Yoko.
Tidak hanya para profesional wanita Indonesia, PGI pun membuka kesempatan bagi para amatir terbaik Tanah Air untuk menjajal kemampuan mereka di level kompetisi wanita yang lebih ketat. Bianca Naomi Laksono merupakan satu dari pegolf amatir yang mendapatkan kesempatan langka di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.
“Saya senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk mengasah kemampuan saya dan menakar seberapa jauh saya bisa bersaing dengan para pegolf bagus dari dalam dan luar negeri. Saya tentunya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya di Indonesia Women’s Open presented by BTN ini,” kata Bianca, yang merupakan atlet timnas SEA Games 2025 yang menyumbangkan medali perunggu beregu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News