Berbicara dalam kata sambutannya, Zainudin bersyukur Indonesia dapat berpartisipasi dalam pesta olahraga tingkat Asia Tenggara itu di tengah pandemi covid-19 yang belum usai hingga saat ini.
"Kita bersyukur bahwa Indonesia masih bisa berpartisipasi dalam SEA Games ke-31 di Vietnam walaupun kita tahu bahwa sekarang masih dalam situasi pandemi tetapi sebagai tanda persahabatan kita dengan negara-negara Asia Tenggara kita mengirimkan kontingen untuk ikut berlaga di dalam SEA Games ke-31 di Vietnam tahun ini," kata Menpora.
Menpora memaparkan, pengiriman kontingen ke SEA Games kali ini cukup berbeda karena untuk pertama kalinya menggunakan paradigma baru tentang pembinaan prestasi olahraga nasional setelah mendapatkan arahan dari Presiden RI pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020.
Saat itu, Presiden Joko Widodo meminta review total tentang ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional. Arahan tersebut diwujudkan dengan perubahan Undang-Undang Olahraga, yakni UU No.11 tahun 2022, yang sebelumnya sudah didahului dengan Perpres No.86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.
Menpora mengatakan, salah satu pembeda SEA Games ke-31 dengan SEA Games ke-30 adalah jumlah kontingen yang diberangkatkan. Menurutnya, jumlah atlet, ofisial, pendamping, sudah jauh berkurang dari yang diberangkatkan ke SEA Games ke-30 di Filipina pada 2019 lalu.
"Kira-kira berkurang hampir 50 persen. Tetapi kami meyakini bahwa yang diberangkatkan ini benar-benar akan bisa menunjukkan prestasi yang dibanggakan," tutur Menpora.
"Kita tidak asal-asal mengirim atlet, kita tidak asal-asal memilih kontingen, tetapi semua atlet ini sudah sesuai dengan ukuran-ukuran yang ditentukan oleh tim review yang terdiri dari para akademisi, para praktisi, dan juga perwakilan KONI dan Komite Olimpiade Indonesia," tambahnya.
Tim review kontingen Indonesia, lanjut Menpora, memilih atlet berdasarkan catatan, prestasi, track record dan pertimbangan-pertimbangan yang lain.
"Jadi, saya ingin menyatakan bahwa pengiriman kali ini Insyaallah kita upayakan seobjektif mungkin berdasarkan parameter dan ukuran-ukuran yang bisa dipertanggungjawabkan," ujar Menpora.
Sebanyak 93 atlet dari 32 cabor hadir pada upacara pengukuhan untuk mewakili 499 atlet yang akan bertanding. Adapun jumlah atlet kali ini lebih sedikit dibandingkan SEA Games sebelumnya di Filipina yang sebanyak 841 atlet dari 52 cabor.
Chef De Mission (CdM) Ferry Kono melaporkan tinggal 24 cabang olahraga yang akan berangkat, sisanya sudah berangkat terlebih dahulu. Baru setelah itu, Ketum KOI mengukuhkan Tim Indonesia SEA Games ke-31 Vietnam 2021.
Dalam acara tersebut hadir pula Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. (ANT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News