Sirkuit Mandalika (Medcom.id/Ekawan Raharja)
Sirkuit Mandalika (Medcom.id/Ekawan Raharja)

MotoGP

MotoGP Mandalika 2026 Diharapkan Lebih Profesional dan Terjangkau

Gregorius Gelino • 11 Mei 2026 19:23
Ringkasnya gini..
  • Animo masyarakat untuk menyaksikan MotoGP Mandalika begitu tinggi tapi harga tiket terlalu mahal.
  • Mori meminta stakeholder Mandalika membuat tiket lebih terjangkau.
  • Mandalika memberi dampak nyata dengan banyaknya pembalap lokal yang lahir dari sana.
Jakarta: Anggota DPR RI dari dapil NTB I, Mori Hanafi, berharap seluruh stakeholder dapat mempersiapkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 secara lebih profesional, nyaman, dan matang meski ajang balap dunia tersebut masih akan berlangsung pada Oktober mendatang.

Animo Masyarakat Tinggi

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap MotoGP Mandalika harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan di berbagai sektor, mulai dari transportasi, penginapan, akses masuk, area parkir, hingga kenyamanan penonton selama berada di kawasan Mandalika.

Baca juga: Jorge Martin Bangkit di Le Mans: Dari Ragu Menang hingga Bikin Sejarah untuk Aprilia

“Animo masyarakat sangat besar. Karena itu saya berharap seluruh stakeholder bisa mengatur event ini dengan lebih profesional dan nyaman ke depan agar masyarakat benar-benar menikmati pengalaman menonton MotoGP di Mandalika,” ujar Mori, Senin (11/5/2026).

Tiket Lebih Terjangkau

Ia juga mendorong agar harga tiket MotoGP Mandalika dapat dibuat lebih ekonomis dan terjangkau sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda dan pecinta balap nasional, bisa hadir langsung menyaksikan ajang internasional tersebut.

Baca jugaL Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Tembus Lima Besar Usai Finis ke-4 di Prancis

“Kalau memungkinkan, tiket bisa lebih ekonomis agar semakin banyak masyarakat yang bisa datang dan merasakan atmosfer MotoGP secara langsung. Ini bukan hanya event olahraga, tapi kebanggaan Indonesia,” katanya.

Dampak Positif Mandalika

Legislator Partai NasDem itu menilai kehadiran MotoGP Mandalika mulai memberikan dampak nyata terhadap perkembangan dunia balap nasional. Ia menyebut Indonesia kini memiliki harapan baru melalui kiprah Veda Ega Pratama di Moto3, setelah sebelumnya publik menaruh perhatian besar kepada Mario Suryo Aji di Moto2.
 
“Sekarang kita punya pahlawan baru, Veda Pratama. Sebelumnya kita hanya punya Mario Aji di Moto2. Ini bukti bahwa Mandalika bukan hanya tempat balapan, tetapi bisa menjadi mesin baru lahirnya pembalap-pembalap lokal Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga: Hasil Moto3 Prancis: Nyaris Podium, Veda Ega Finis Ke-4 di Le Mans

Menurutnya, atmosfer MotoGP di Mandalika telah membuka mimpi baru bagi generasi muda Indonesia untuk berani menembus level balap internasional sekaligus membangun masa depan motorsport nasional yang lebih besar dan kompetitif. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan