Memulai balapan dari posisi ketujuh di grid, Jorge Martín menampilkan aksi comeback luar biasa yang membawanya meraih kemenangan pertamanya bersama Aprilia Racing, tepat 588 hari setelah kemenangan terakhirnya di MotoGP (Mandalika 2024).
Martín menutup akhir pekan di Le Mans dengan kemenangan ganda di sprint dan balapan utama, mengulang pencapaian yang juga ia raih di Le Mans pada 2024. Selain itu, kemenangan hari ini menjadi kemenangan kesembilannya di kelas utama, sekaligus yang pertama tanpa memulai balapan dari dua baris terdepan.
Marco Bezzecchi, yang menjalani balapan dengan solid dan cerdas, melengkapi hasil finis satu-dua untuk tim pabrikan Aprilia. Ini merupakan podium kelima beruntun bagi Bezzecchi sejak awal musim, menjadikannya pembalap pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut sejak 2015 (sebelumnya diraih oleh Valentino Rossi).
Baca Juga :
Hasil MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Comeback dari Posisi Ketujuh, Kalahkan Bezzecchi di Le Mans
Ai Ogura juga tampil impresif: pembalap Trackhouse MotoGP Team tersebut menyelesaikan balapan di posisi ketiga, melengkapi podium bersejarah all-Aprilia.
Bagi Aprilia Racing, ini merupakan hat-trick pertama dalam sejarah mereka di MotoGP, sekaligus double podium keempat tim pabrikan di kelas utama (setelah Montmeló 2023, Goîania 2026, dan COTA 2026), serta podium ketujuh secara beruntun di kelas utama. Dengan kemenangan hari ini, Aprilia Racing telah mengoleksi 306 kemenangan di ajang Kejuaraan Dunia.
"Saya sangat bahagia. Pada awalnya, saya tidak berpikir bisa bersaing untuk kemenangan, tetapi saya tidak pernah menyerah. Aprilia memberikan apa yang saya butuhkan, dan kepercayaan diri saya terus berkembang dari hari ke hari. Sekarang yang terpenting adalah terus bekerja ke arah ini agar bisa semakin berkembang," ujar Jorge Martin.
"Secara keseluruhan, ini adalah akhir pekan yang baik, meskipun ada berbagai kesulitan: saya senang karena berhasil start dari baris terdepan saat kualifikasi, meraih podium di sprint, dan hasil yang sama di balapan utama. Saya mencoba tetap fokus dan membalap tanpa melakukan kesalahan. Saya sudah memberikan segalanya, tetapi Jorge memang lebih unggul," tutur Marco Bezzecchi.
"Ini adalah hari bersejarah dengan tiga motor Aprilia berada di podium untuk pertama kalinya. Sangat emosional melihat Jorge tampil begitu kuat di Le Mans, tempat di mana tepat setahun lalu ia sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan kami, sama seperti melihat Marco tampil begitu kompetitif dan matang. Dan melihat Ai berada di podium juga menjadi sebuah kelegaan setelah apa yang terjadi di Austin. Departemen balap di Noale melakukan pekerjaan yang benar-benar luar biasa, dan saya percaya ini adalah bentuk pengakuan yang tepat untuk tim yang dipimpin dengan sangat baik oleh Fabiano Sterlacchini, direktur teknis kami," ujar CEO Aprilia, Massimo Rivola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News