Setelah menyelesaikan balapan, Veda Ega Pratama membawa kotak makan berisi belalang goreng atau walang goreng. Kuliner tersebut merupakan makanan khas daerah asalnya, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembalap berusia 17 tahun itu bahkan sempat menawarkan belalang goreng kepada pemenang balapan, Maximo Quiles. Pembalap asal Spanyol itu terlihat terkejut saat melihat isi kotak yang dibawa Veda.
Sebelum menuju podium, Veda terlebih dahulu menyantap walang goreng. Ia juga sempat merayakan keberhasilannya bersama tim.
A show of respect with the #Moto3 World Champion and Pratama ???? #MalaysianGP ???????? https://t.co/UqcawHu486
— MotoGP™???? (@MotoGP) November 1, 2026
Veda Menangi Persaingan Ketat di Sepang
Penampilan Veda di lintasan juga tidak kalah menarik. Mengawali balapan dari posisi kedelapan, ia tampil tenang dan perlahan menembus rombongan terdepan untuk bersaing memperebutkan podium.
Saat Maximo Quiles memimpin balapan, persaingan untuk posisi kedua berlangsung ketat. Veda harus menghadapi perlawanan dari tiga pembalap lainnya, Hakim Danish, David Almansa, dan Alvaro Carpe.
Keempat pembalap saling menyalip dengan jarak yang rapat di sejumlah tikungan Sirkuit Sepang. Namun, Veda mampu mempertahankan posisi kedua melalui manuver tepat pada lap-lap akhir hingga melewati garis finis.
Alvaro Carpe finis di posisi ketiga, diikuti Hakim Danish di urutan keempat dan David Almansa di posisi kelima.
Veda Tembus 7 Besar di Klasemen Moto3 2026
Podium di GP Malaysia turut mendongkrak posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 2026. Pembalap Indonesia itu naik ke peringkat ketujuh dengan total 131 poin.
Sementara itu, Maximo Quiles semakin kokoh di puncak klasemen dengan 376 poin. David Almansa berada di posisi kedua dengan 228 poin, disusul Brian Uriarte dan Alvaro Carpe yang sama-sama mengoleksi 205 poin di peringkat ketiga dan keempat.
(Ahmad Raul)