Mengawali balapan dari posisi kedelapan, Veda tampil tenang dan penuh perhitungan. Pembalap berjuluk Super Veda itu hanya membutuhkan sepertiga durasi balapan untuk menembus rombongan terdepan dan bersaing dengan para pembalap papan atas.
Veda terlibat dalam persaingan ketat memperebutkan podium dengan David Almansa, Hakim Danish, dan Alvaro Carpe. Posisi kedua hingga keempat terus berganti sepanjang balapan.
Namun, berkat ketahanan dan aksi menyalip yang cermat pada lap terakhir, Veda berhasil mengamankan posisi kedua hingga finis.
Hasil ini menjadi podium kedua Veda sepanjang musim 2026. Sebelumnya, pembalap berusia 17 tahun itu berhasil finis di posisi ketiga pada Moto3 Brasil.
Ahmad Jayadi Bangga dengan Perjuangan Veda Ega Pratama
Keberhasilan Veda meraih podium di Moto3 Malaysia 2026 mendapat apresiasi dari banyak masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah mantan pembalap nasional, Ahmad Jayadi.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya setelah menyaksikan balapan, Jayadi mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan Veda sepanjang perlombaan.
"Alhamdulillah, ya Allah. Ini Super Veda, walaupun nomor dua, menurut saya Veda yang jadi juara, berkat usahanya dari start sampai bisa masuk ke posisi terdepan. Dia berhasil melakukan itu,” kata Ahmad Jayadi dalam unggahannya di Instagram, Minggu, 1 November 2026.
“Dia bertahan hingga lap terakhir dan dimaksimalkan. Alhamdulillah, Veda bisa nomor dua. Ini terbaik buat Veda. Kita semua bangga. Selamat, Veda!" pungkasnya.
Musim debut Veda masih menyisakan tiga seri balapan, yakni Moto3 Qatar, Moto3 Portugal, dan Moto3 Valencia. Ia masih berpeluang menambah poin dan mencatatkan prestasi lainnya di kejuaraan dunia.
(Ahmad Raul)