Lorenzo gagal mendulang hasil positif pada dua seri terakhir di mana ia harus retired di GP Barcelona lantaran ditabrak Andrea Iannone. Sementara pada seri terakhir di Assen, Belanda, Lorenzo harus bersusah payah untuk finis di posisi 10 pada balapan basah.
Dengan hanya mengoleksi enam poin di dua seri terakhir, jarak Lorenzo dengan pemuncak klasemen sementara Marc Marquez pun kian membengkak. Lorenzo yang duduk di posisi dua kini terpaut 24 poin dari pembalap Honda itu.
"Gap 24 poin dengan Marc cukup besar, tapi masih bisa diatasi. Tapi, kami harus finis di depan Marquez pada balapan berikutnya, dan itu pastinya tidak akan mudah," ujar Lorenzo.
Ya, peluang Lorenzo untuk mengikis jarak dengan Marquez pada seri berikutnya di GP Jerman, akhir pekan ini terbilang tipis.
Hal ini mengacu pada rekor impresif Marquez yang selalu jadi juara di Sachsenring dalam enam tahun terakhir. Sementara itu, Lorenzo belum pernah sekalipun menang di Sirkuit Sachsenring meski sudah 13 kali membalap di Sirkuit sepanjang 3,7 km tersebut.
Meski belum pernah meraih kemenangan, bukan berarti Lorenzo selalu tampil buruk di Sachsenring. Ia tetap mampu tampil kompetitif dan sukses mengamankan status runner-up sebanyak empat kali, yakni dari tahun 2009 hingga 2012.
"Saya tidak pernah menang di sini (Sachsenring), dan ini juga bukan track yang cocok dengan karakteristik Yamaha. Tapi, saya pikir peruntungan saya akan segera datang ketika saya tampil di sirkuit di mana saya bisa menang dan mengikis beberapa poin dari Marquez. Tujuan utama saya adalah untuk terus berada dalam persaingan juara," tandasnya. (Motorsports)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News