Zarco: Kecelakaan Saya bukan Karena Tekanan Suporter
Johann Zarco (Foto: AFP PHOTO / JEAN-FRANCOIS MONIER)
Le Mans: Johann Zarco menampik bahwa kegagalannya pada MotoGP Prancis Minggu 20 Mei kemarin disebabkan oleh ekspektasi tinggi para supporter di tanah kelahirannya. 

Zarco gagal memanfaatkan peluang untuk meraih kemenangan sebagai pembalap tuan rumah. Padahal, pembalap Yamaha Tech3 berhasil mendapat grid pertama saat memulai balapan. Melaju di posisi kedua, Zarco ditempel ketat oleh Marc Marquez yang akhirnya keluar sebagai pemenang. 

Akan tetapi, Zarco tak bisa meraih hasil terbaik. Sebab, Zarco terjatuh pada lap ketujuh.


"Saya tidak merasa kecelakaan (saya) karena tekanan (pendukung). Itu adalah kenyataan ketika kita memberikan yang terbaik untuk mewujudkan mimpi meraih kemenangan," kata Zarco.

Baca: Ketika Dovizioso Terjatuh, Marquez Lebih Tenang


"Perasaan saya mengatakan siap. Motor saya juga siap berjuang untuk kemenangan, begitu juga motor-motor lain dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Tetapi saya senang dan mencoba mengambil positifnya saja," sambungnya.

Kecelakaan di Sirkuit Le Mans kemarin menjadi yang pertama bagi Zarco pada musim 2018. Kini, rider berusia 27 tahun itu harus turun ke posisi ketiga klasemen sementara. (Crash)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Timnas U-19 Tetap Berlatih Meski Sedang Berpuasa



(ASM)