Lorenzo diisukan bakal meninggalkan Yamaha lantaran tidak mendapatkan dukungan penuh dari tim. Kubu Yamaha dikabarkan lebih memilih Valentino Rossi yang kini sudah mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 2018.
Jika hengkang dari Yamaha, Lorenzo diyakini bakal merapat ke Ducati. Bahkan, isu yang mencuat di sela-sela penyelenggaraan MotoGP Argentina kemarin, Lorenzo disebut-sebut sudah menjalin kesepakatan verbal dengan Ducati.
Menanggapi hal ini, Direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti langsung memberikan tanggapan. Ia menilai masih terlalu dini bagi Ducati untuk menentukan line-up pembalap musim 2017. Meski demikian, ia tidak menutup mata terkait kemungkinan bergabungnya Lorenzo atau bahkan Marc Marquez.
"Kami tidak lagi menyimpan rahasia bahwa Marc Marquez dan Lorenzo akan habis kontraknya pada akhir musim ini. Kami terus mencari peluang dan berbicara dengan pembalap kami. Tim lain juga tentunya berbicara kepada pembalapnya. Jadi ini adalah hal yang normal," ujar Ciabatti.
"Ini bukan berarti ada kontrak yang telah ditandatangani. Semua orang berbicara seperti kami sudah membuat keputusan dan menandatangani kontrak, tapi bukan ini masalahnya. Semuanya masih terlalu dini. Tidak terlalu dini untuk didiskusikan tapi terlalu dini untuk memutuskan. Kami tidak dalam posisi terdesak. Ini baru balapan kedua," tandasnya.
Sejauh ini, Ducati sebenarnya cukup mampu membuktikan bahwa mereka punya motor yang bisa bersaing. Pada seri pembuka di Qatar lalu, Andrea Dovizioso sukses naik podium dua, di belakang Jorge Lorenzo.
Pada seri kedua di Argentina, Ducati juga berpeluang menempatkan dua pembalapnya di podium Sirkuit Termas de Rio Hondo. Sayangnya, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone yang saat ini tengah berada di posisi dua dan tiga justru terlibat insiden senggolan sehingga membuat keduanya terjauh. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News