Seperti diketahui, pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo tengah digadang-gadang bakal hengkang ke Ducati. Praktis kedatangan Lorenzo bakal mengancam posisi Dovi dan rekan setimnya, Andrea Iannone.
Kini, muncul persaingan siapa di antara Dovi dan Iannone yang akan menjadi tumbal kedatangan Lorenzo. Namun demikian, Dovi tak merasa khawatir dengan rumor tersebut. Sebab dia yakin kalau Ducati takkan memutuskan masa depan pembalapnya hanya karena poin.
"Pertama saya tidak berpikir Ducati harus memutuskan masa depan pengendara hanya dengan poin. Kedua saya pikir Ducati bakal berpikir cerdas untuk menganalisis setiap pembalapnya dan mencoba untuk memahami apa yang mereka (Ducati) butuhkan di masa depan," ujar Dovizioso.
"Jadi ini bukan hanya tentang kecepatan dan hasil. Dan dalam hal apapun, di tiga balapan pertama yang akan saya bersaing untuk meraih podium dan saya selalu tampil cepat. Jadi tentang itu, saya menanggapinya dengan santai," tegasnya.
Jika ditilik dari papan klasemen, Dovi saat ini masih berada di posisi ketujuh dengan 23 poin. Sementara Iannone berada di posisi ke-11 dengan mengoleksi 16 poin.
Kedua pembalap ini juga telah merasakan gagal finis dari tiga balapan awal. Jika Dovi terlibat kecelakaan di GP Amerika, Iannone malah sudah dua kali gagal finis pada dua balapan awal di Qatar dan Argentina. Apesnya kedua pembalap Ducati ini terlibat kecelakaan saat membalap di GP Argentina. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News