"Saya senang kembali ke Texas dan melakukan balapan di COTA. Kami harus bekerja keras di Austin karena sangat penting untuk memahami bagaimana kinerja motor, ban, elektronik, dan lintasan balap," ujar Rossi seperti dilansir Crash, Kamis (7/4/2016).
Memang, sejarah tidak terlalu berpihak kepada tim Yamaha. Sejak 2013, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez selalu keluar sebagai juaranya. Oleh karena itu, Rossi ingin meningkatkan performa agar bisa mengalahkan Marquez.
"Kami perlu meningkatkan kinerja motor. Secara historis, ini adalah sirkuit yang sulit bagi kami dan bagi Yamaha. Tetapi, tahun lalu saya bisa naik podium, jadi saya akan mencoba tahun ini," sambung Rossi.
Saat ini, Rossi masih bertengger di posisi kedua klasemen pembalap MotoGP. Rossi tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen, Marquez. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News