Pembalap asal Spanyol itu mengambil keuntungan penuh ketika saingannya Valentino Rossi mengalami kecelakaan saat sedang memimpin balapan. Sementara itu, juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo hanya bisa finis di posisi ke-10.
Marquez, yang kini memimpin klasemen berselisih 24 poin dengan Lorenzo pun turut berkomentar soal balapan penuh insiden di Assen. Selain lintasan basah, banyak pembalap yang jatuh, serta race yang sempat ditunda.
"Jujur, rasanya seperti kemenangan karena itu tampak seperti balapan yang bisa membuat Anda kehilangan banyak poin di kejuaraan dan mentalitas saya adalah untuk hanya balapan dan mencoba untuk menyelesaikan lomba," katanya.
"Saya tahu bahwa Valentino (Rossi) cepat dalam kondisi tersebut, tetapi ada mentalitas lain. Tim saya mengatakan kepada saya pagi ini, 'tolong selesaikan lomba ini!" lanjutnya.
"Saya menggebar motor saya juga, tapi di lap kedua ketika saya melihat bahwa Rossi menggeber lebih cepat, saya katakan saya tidak di tingkat yang sama sepertinya. Akan tetapi, ketika saya melihatnya jatuh, saya memeriksa selisih dan saya membaca selisih waktu saya dengan Miller adalah 0 detik. Ketika Miller datang melewati saya di tikungan terakhir, saya di belakangnya satu atau dua detik dan saya mencoba untuk menutup pembalap yang berada di posisi ketiga dan itu adalah Pol Espargaro," tambahnya.
"Kali ini bagi saya tempat kedua adalah cukup. Hari ini adalah balapan penting karena balapan hari ini bisa saja saya kehilangan banyak poin atau mendapatkan banyak poin. Akhir pekan ini kami beruntung karena mentalitas membantu kami untuk hanya pergi keluar dan melakukan balapan saya," pungkasnya.
Finis di posisi kedua membuat Marquez menancapkan dominasinya sejauh musim MotoGP 2016 berjalan. Tambahan 20 poin membuat ia sementara mengumpulkan 145 poin. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News