Dalam perkenalan di markasnya di Borgo Panigale, Italia, Selasa 23 Februari, Ducati masih tetap mempertahankan corak tradisionalnya, yakni dengan dominasi warna merah-putih.
Namun, kali ini, mereka menambahkannya dengan aksen hitam dan biru di beberapa bagian kecil motor, sebagai pemanis tampilan.

(Tampak depan tampilan motor baru Ducati untuk MotoGP 2016/Foto: Crash)
Untuk bagian dalam atau mesin, seperti yang telah dijelaskan pada peluncuran motor beberapa waktu lalu, Ducati akan menggunakan seamless transition pada perangkat ECU (Engine Control Unit).
Perangkat ECU diketahui merupakan salah satu dari dua perubahan besar yang akan terjadi pada MotoGP 2016. Satu hal lainnya adalah penggunaan ban Michelin yang menggantikan Bridgestone.
Acara peluncuran tampilan motor ini sendiri dihadiri oleh dua pembalap Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Hadir juga beberapa petinggi Ducati seperti, CEO Claudio Domenicali, manajer Ducati Corse Gigi Dall'Inga, direktur tim Paolo Ciabatti, dan manajer tim Davide Tardozzi.

(Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso berpose dengan motor baru Ducati untuk MotoGP 2016/Foto: Crash)
Mereka semua kompak meyakini bahwa motor barunya ini akan bisa berbicara banyak di MotoGP musim depan. Targetnya tidak muluk. Sebagai langkah awal, Ducati akan mengincar kemenangan pertama yang terakhir kali mereka raih pada 2010 saat masih diperkuat Casey Stoner yang kini bertindak sebagai pembalap penguji Ducati.
Seperti diketahui, pada musim lalu Ducati gagal menyaingi dua rival utamanya, Yamaha dan Honda untuk memenangi balapan. Ducati hanya mampu mencatatkan delapan poin musim lalu, tanpa sekalipun menduduki podium teratas. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News