Lorenzo finis di posisi kedua di belakang rekan setimnya, Valentino Rossi berselisih 2,3 detik. Ia mengatakan selisih 2 detik terjadi karena ban belakangnya tidak optimal.
Kecepatan motor saya tidak bagus ejak awal, Rossi sedikit lebih cepat dari saya di awal lomba, tetapi di tengah-tengah saya bisa menjaga jarak," ujar Lorenzo.
"Ketika saya mendekati Rossi, tiba-tiba ban mengalami slip ketika saya pindah persneling tiga, empat, dan kemudian kelima ban saya berputar seperti saya memakai ban basah. saat trek lurus saya harus mengurangi gas sampai 80 persen, jadi saya kehilangan banyak waktu. Sayang sekali," lanjutnya.
"Saya sangat kuat, saya mungkin bisa memenangi balapan dengan selisih cukup besar, tapi dengan masalah ini saya tidak bisa berbuat lebih banyak dan harus memperlambat dan menyelesaikan lomba," ungkapnya.
"Sebagai pembalap, saya sudah membuat banyak balapan di MotoGP, dan kadang-kadang Anda memiliki masalah mengambil sepeda up keluar tikungan di gigi kedua dan ketiga.
Bagi Lorenzo, masalah ini adalah yang pertama kali ia hadapi selamam kariernya membalap. Pembalap asal Spanyol itu mengaku heran kejadian seperti ini bisa menimpanya.
"Sejujurnya, saya baru pertama kali mengalami masalah ban berputar ketika Anda di trek lurus. Jujur saya sedikit takut. berputarnya meningkat setiap lap," beber Lorenzo.
"Saya takut sesuatu terjadi, itu adalah situasi yang sangat tidak nyaman. Saya cukup beruntung bahwa Marc Marquez jauh di belakang. Jika ia lebih cepat, saya bisa kehilangan tempat kedua," kata Lorenzo.
"Ini disayangkan, saya memangkas jarak dengan Rossi, itu mulai terjadi, maka saya harus memperlambat untuk menyelesaikan lomba dan tidak jatuh," pungkasnya. (motorsport)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News