Pada hari kedua tes pramusim tersebut, Vinales menjadi yang tercepat dengan catatan waktu satu putaran terbaik, 1 menit 55,436 detik. Tren positif itu berhasil membuat Jorge Lorenzo berada di urutan ketiga, serta memaksa Valentino Rossi terjerembab ke urutan delapan.
Vinales memaparkan, ban depan Michelin yang ia gunakan berpengaruh besar untuk mempertahankan kecepatan. Selain itu, 16 mesin yang disematkan di motor GSX-RR miliknya juga sudah berfungsi maksimal.
Oleh karena itu, bukan sesumbar jika Vinales akhirnya mengatakan mampu menjadi yang tercepat pada seri pertama MotoGP yang bakal berlangsung di Qatar, Senin 21 Maret waktu setempat.
"Jika saya mendapat peluang mendapat pole position, pasti bakal langsung tampil agresif untuk mempertahankan posisi itu sejak lap pertama. Tahun lalu kami kesulitan untuk bersaing karena kalah dalam trek lurus. Saya pikir, kami bisa lebih baik pada musim ini. Yakinlah, saya bakal tampil agresif untuk bisa menjadi yang tercepat," ujar Vinales.
Jika Vinales sukses menjadi yang tercepat, lain halnya dengan prestasi yang didapat rekan setimnya, Aleix Espargaro. Pembalap asal Spanyol itu harus rela berada di urutan 10 karena diyakini belum maksimal beradaptasi dengan tunggangannya. (Crash)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News