Entrenador Blaugrana, Hansi Flick, memberikan gambaran mengenai peta kekuatan timnya jelang laga tandang krusial melawan Sevilla. Dalam jumpa pers pra-pertandingan, sang pelatih menegaskan bahwa timnya saat ini berada di level yang jauh berbeda dibandingkan musim lalu, meski ia tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak jemawa.
"Kami berada di level yang berbeda dari setahun lalu, dan setiap pertandingan selalu dimulai dari skor 0–0," ujar Flick. "Fokus kami adalah permainan sendiri. Itu tugas kami. Sevilla adalah tim yang kuat saat bermain di kandang, dan sangat penting bagi kami untuk tampil penuh percaya diri."
Siapa Gantikan Joan Garcia?
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah posisi penjaga gawang. Flick mengonfirmasi bahwa Joan akan dipinggirkan sementara dari skuad pekan ini akibat masalah fisik ringan."Joan akan diistirahatkan pekan ini," ungkap Flick, menyusul kabar bahwa sang kiper mengalami ketidaknyamanan ringan pada lututnya sejak laga melawan Racing Santander.
Meski demikian, Flick masih enggan membocorkan siapa yang akan berdiri di bawah mistar sejak menit awal. Pilihan kini mengerucut pada Wojciech Szczesny atau kiper anyar mereka, Dominik Livakovic. "Sangat penting memiliki kualitas di posisi tersebut. Tek sudah tahu bagaimana cara kami bermain dan memahami filosofi tim, sedangkan Livakovic baru saja tiba dan masih dalam proses adaptasi," jelas Flick.
Ia juga memberikan pembelaan terkait eror yang sempat dilakukan Tek pada laga sebelumnya, "Setiap orang bisa melakukan kesalahan. Tek juga pernah melakukannya, dan dia menyadari hal itu."
Kembalinya Lini Pertahanan
Selain di posisi kiper, Flick mengisyaratkan akan ada perombakan pada formasi utama. Pau Cubarsi yang sempat diistirahatkan saat melawan Racing dipastikan bakal kembali merumput sejak menit pertama. "Sangat penting baginya untuk istirahat [saat melawan Racing]. Akan ada perubahan dalam starting XI," tambahnya.Peran Vital Raphinha
Di lini serang, pujian setinggi langit dilayangkan Flick kepada Raphinha yang tampil impresif saat dipercaya mengemban peran sebagai penyerang murni (out-and-out striker). Bagi Flick, kontribusi Raphinha jauh melampaui urusan mencetak gol."Ketika kami mulai melakukan pressing, itu dimulai dari pemain nomor 9. Raphinha memiliki kelaparan, intensitas, dan mentalitas untuk melakukan itu. Ketika rekan-rekannya melihat dia melakukannya, mereka semua ikut bergerak. Tugas seorang penyerang bukan cuma mencetak gol," tegas sang pelatih.
Dengan kombinasi strategi pressing tinggi, kepemimpinan Raphinha, serta penyesuaian di lini belakang dan kiper, Barcelona siap mengamankan tiga poin penuh di markas Sevilla.