Barca diketahui sedang dalam proses untuk memperbarui kesepakatan dengan Ter Stegen karena kontraknya bakal berakhir pada musim panas 2022. Sang kiper sudah bersedia bertahan di Camp Nou hingga 2025, tapi kesepakatan terkait gaji barunya masih belum tercapai.
Menurut Goal, kiper timnas Jerman itu telah setuju untuk menurunkan permintaan gaji barunya karena finansial klub mengalami krisis akibat pandemi covid-19. Namun, ia masih berusaha untuk menjadi kiper dengan gaji tertinggi di dunia.
Ter Stegen bersedia menerima gaji 18 juta euro (sekitar Rp313 miliar) per tahun yang bakal menempatkannya sebagai pemain dengan bayaran tertinggi kedua di Barcelona atau di belakang Lionel Messi.
Namun, Barcelona tidak bisa lagi membuat kesepakatan lebih tinggi karena pemasukan mereka juga berkurang akibat suporter tidak diperbolehkan ke stadion demi memutus rantai penularan covid-19.
Menurut Goal, para petinggi Barcelona masih berselisih pendapat tentang masa depan Ter Stegen. Ada yang ingin memprioritaskan perpanjangan kontraknya dan terdapat juga bahwa klub tidak mampu menawarkan kesepakatan tinggi dalam krisis finansial saat ini.
Pemain berusia 28 tahun itu yakin bahwa Barca pada akhirnya akan memutuskan untuk memenuhi permintaannya. Tetapi saat ini, ia sedang memfokuskan diri dalam pemulihan cedera usai operasi lutut.
Ter Stegen menjalani operasi karena lututnya bermasalah di sepanjang musim 2019-2020. Setelah itu, dia terpaksa digantikan oleh Neto yang berasal dari Brasil
Sejauh ini, Neto terbukti menjadi pelapis yang baik dengan membantu Barca mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan pembukaan La Liga 2020--2021. Kelanjutan tren positif itu pasti menarik untuk dinanti.
Seusai jeda internasional, Barca akan kembali beraksi menjalani laga tandang kontra Getafe pada Minggu 18 Oktober mendatang. Tiga hari kemudian, mereka akan melakoni laga pembuka fase grup Liga Champions.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News