Dilansir dari ESPN, Ter Stegen tidak dapat memberikan suara dalam pemilihan tersebut karena keanggotaannya sebagai anggota klub belum diperbarui.
Kiper 33 tahun itu sebenarnya datang bersama ribuan anggota klub lainnya yang ingin menentukan presiden baru Barcelona. Pemilihan tersebut mempertemukan dua kandidat yaitu, Joan Laporta dan Victor Font.
Namun, hal memalukan harus dialami oleh Ter Stegen saat proses verifikasi berlangsung, Ter Stegen harus menunggu sekitar lima menit di meja pendaftaran. Petugas kemudian menemukan bahwa namanya tidak tercantum dalam daftar pemilih resmi yang berhak memberikan suara.
Baca Juga :
Lewandowski Tertarik dengan Kompetitifnya Italia
Sumber ESPN menyebutkan bahwa hal tersebut terjadi karena status keanggotaan Ter Stegen belum diperbarui. Dalam struktur klub Barcelona, hanya anggota resmi yang memiliki hak untuk memilih presiden klub dan terlibat dalam pengambilan keputusan penting.
Karena status keanggotaannya tercatat tidak aktif dalam sistem, nama Ter Stegen otomatis tidak tercantum dalam daftar pemilih, sehingga ia tidak dapat menggunakan hak suaranya dalam pemilihan tersebut.
Momen memalukan ini terjadi di tengah masa peminjaman Ter Stegen ke Girona FC. Saat ini, sang pemain juga masih harus menepi dari lapangan hijau lantaran sedang menjalani masa pemulihan pasca cedera.
Insiden tersebut menjadi sorotan karena Ter Stegen merupakan salah satu pemain senior Barcelona. Meski demikian, aturan administrasi klub tetap berlaku bagi seluruh anggota tanpa pengecualian. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News