Xabi Alonso dan Vinicius Junior. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Xabi Alonso dan Vinicius Junior. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Gak Pernah "Connect"! Vini Jr Blak-blakan Soal Masa Kelam Bareng Xabi Alonso & Kebangkitan di Tangan Arbeloa

Alfa Mandalika • 07 April 2026 09:10
Ringkasnya gini..
  • Bintang Real Madrid, Vinícius Júnior, akhirnya mengonfirmasi secara terbuka bahwa hubungannya dengan Xabi Alonso selama masa kepelatihan sang mantan gelandang tersebut di Santiago Bernabéu tidak berjalan harmonis.
  • Berbicara dalam sesi konferensi pers menjelang laga krusial melawan Bayern Munich, pemain asal Brasil tersebut mengakui adanya ketegangan yang sempat terjadi di ruang ganti.
  • Titik balik memburuknya hubungan keduanya terjadi pada laga El Clásico Oktober lalu. Saat Real Madrid tengah unggul 2-1, Alonso memutuskan untuk menarik keluar Vinícius. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari sang pemain yang tertangkap kamera melontarkan kalimat frustrasi saat meninggalkan lapangan.
Madrid: Bintang Real Madrid, Vinícius Júnior, akhirnya mengonfirmasi secara terbuka bahwa hubungannya dengan Xabi Alonso selama masa kepelatihan sang mantan gelandang tersebut di Santiago Bernabéu tidak berjalan harmonis.
 
Berbicara dalam sesi konferensi pers menjelang laga krusial melawan Bayern Munich, pemain asal Brasil tersebut mengakui adanya ketegangan yang sempat terjadi di ruang ganti.
 
Titik balik memburuknya hubungan keduanya terjadi pada laga El Clásico Oktober lalu. Saat Real Madrid tengah unggul 2-1, Alonso memutuskan untuk menarik keluar Vinícius. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari sang pemain yang tertangkap kamera melontarkan kalimat frustrasi saat meninggalkan lapangan.

Pengakuan Terbuka Vinicius

Pemain asal Brasil itu mengakui bahwa dirinya tidak pernah benar-benar "terhubung" dengan metode kepelatihan yang diterapkan oleh Alonso. Meski sempat membantah adanya isu tersebut di hadapan publik pada saat itu, sang pemain kini membenarkan bahwa suasana di antara keduanya tetap dingin hingga akhir masa jabatan sang pelatih

"Setiap pelatih punya metode masing-masing, dan saya tidak terhubung dengan dia seperti yang diinginkannya. Namun itu menjadi pengalaman dan pembelajaran bagi saya," ujar Vinicius dikutip melalui laman resmi klub.
  Vinícius secara khusus juga menyinggung insiden di El Clásico, Ia mengakui kesalahannya di hadapan publik. Namun, dalam permintaan maaf tersebut ia tidak sekalipun menyebut nama Alonso.
 
“Kemarahan saya di El Clásico? Itu bukan momen yang baik, saya meminta maaf kepada semua orang. Setelah berpikir jernih, saya mengakui itu sebuah kesalahan. Saya masih muda, dan setiap hari adalah pengalaman baru untuk berkembang,” jelasnya.

Bangkit di Bawah Kendali Arbeloa

Situasi Vinicius berubah drastis sejak kedatangan Álvaro Arbeloa ke kursi pelatih utama. Mantan pelatih akademi Real Madrid tersebut dinilai mampu mengembalikan kepercayaan diri sang pemain.
 
"Saya memiliki hubungan spesial dengan Árbeloa. Dia selalu menjelaskan dengan jelas apa yang diinginkannya dari saya. Pemain terbaik selalu bangkit, dan saya ingin terus berkembang di sini," pungkas pemain 25 tahun itu.
 
Kepercayaan yang diberikan Árbeloa berhasil dibayar tuntas oleh Vinícius melalui performa impresif di lapangan. Dalam 10 pertandingan terakhir, ia telah mencatatkan 10 kontribusi gol bagi Los Blancos. Catatan tersebut termasuk dua brace krusial yang Ia cetak saat menghadapi Atlético Madrid dan Manchester City.
 
(Ahmad Raul)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan