Hasil minor ini membuat Real Madrid semakin tertinggal dari rival abadi mereka, Barcelona, yang kini unggul tujuh poin di puncak klasemen sementara. Arbeloa lantas angkat bicara usai kekalahan itu.
Ia secara terang-terangan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil negatif tersebut dan meminta para pemain untuk segera mengalihkan fokus ke laga Liga Champions melawan Bayern Munich pada Rabu mendatang.
“Kekalahan ini adalah tanggung jawab saya, sepenuhnya salah saya. Yang saya butuhkan dari para pemain adalah mereka sudah memikirkan pertandingan berikutnya (vs Bayern)," Kata Árbeloa dalam konferensi pers usai laga seperti dikutip dari Diario AS.
Meski mengakui persaingan gelar juara semakin berat, Arbeloa menolak menyerah. Ia menegaskan target timnya tetap sama, yakni memenangkan delapan sisa laga LALIGA 2025/2026 tanpa kompromi.
"Ini lebih sulit (untuk juara LALIGA) dibandingkan sebelum pertandingan dimulai. Kami masih punya delapan laga tersisa. Tujuan kami berikutnya adalah memenangkan delapan pertandingan tersebut," jelasnya.
Bersabar untuk Bellingham
Satu catatan lain yang menjadi perhatian adalah kondisi Jude Bellingham. Gelandang berusia 21 tahun itu tampil kurang meyakinkan kala masuk dari bangku cadangan di Stadion Son Moix. Arbeloa menilai hal itu wajar mengingat Bellingham baru saja kembali dimainkan setelah absen beberapa pekan akibat cedera.
"Wajar kalau Bellingham masih sedikit kurang ritme karena dia sudah absen selama beberapa pekan. Dalam pertandingan melawan Atletico, dia bermain 20 menit. Hari ini sedikit lebih dari setengah jam, dan idenya adalah dia bisa terus menemukan kembali ritme pertandingan," tutur pelatih 43 tahun itu.
Arbeloa yang juga legenda Madrid berharap agar semua pihak bisa bersabar terhadap perkembangan Bellingham. Menurutnya, tidak mungkin seorang pemain tampil di level terbaik jika jam terbang bermain masih minim. Ia optimis Bellingham dapat kembali ke performa optimal dalam beberapa pekan ke depan. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News