Kemenangan ini memastikan gelar La Liga ke-29 Blaugrana sekaligus gelar kedua beruntun di bawah Hansi Flick, dengan 91 poin dan selisih 14 angka yang tak mungkin dikejar Los Blancos dalam tiga laga sisa.
Barcelona Cetak Sejarah Baru
Gelar ini bukan sekadar angka dalam buku rekor. Cara Barcelona merayakannya dengan mengalahkan rival terbesar mereka di hadapan ribuan pendukung di Camp Nou, menjadikan momen ini benar-benar luar biasa dan unik dalam sejarah panjang La Liga.
Barcelona menjadi tim pertama dalam 97 tahun berdirinya La Liga yang memastikan gelar juara tepat pada pertandingan El Clásico.
Selama hampir satu abad kompetisi, belum pernah ada klub yang memahkotai dirinya sebagai juara di momen yang sesakral dan sepanggung ini, melawan rival terbesar, di kandang sendiri.
Barcelona Turunkan Rekor Pemain Spanyol
Di balik kemenangan taktis malam ini, ada satu keputusan Hansi Flick yang langsung masuk ke dalam buku rekor, susunan pemain inti Barcelona yang menurunkan sembilan pemain asal Spanyol secara bersamaan.
Sembilan pemain Spanyol dalam satu starting XI El Clásico menjadi rekor terbanyak yang pernah diturunkan sebuah tim dalam sejarah pertemuan kedua klub di abad ke-21. Ini bukan hanya keputusan taktis, ini adalah pernyataan identitas.
Pelatih asal Jerman yang melatih tim Katalan tersebut, justru memanggungkan kekuatan lokal di panggung paling bergengsi sepak bola Spanyol.
Rashford Samai Catatan Messi
Salah satu momen paling ikonik malam ini datang dari kaki Marcus Rashford. Winger asal Inggris itu mencetak gol melalui tendangan bebas langsung ke gawang Thibaut Courtois, sebuah gol yang menempatkannya dalam daftar eksklusif sejarah El Clásico.
Gol tendangan bebas langsung Rashford menjadi yang ketiga bagi Barcelona melawan Real Madrid dalam semua kompetisi di abad ke-21. Gol serupa sebelumnya dicetak Lionel Messi pada Oktober 2012 di La Liga, juga di Camp Nou. Daftar pendek yang kini memiliki nama baru.
Dominasi Barcelona di Abad ke-21
Gelar malam ini bukan hanya soal satu musim. Ini adalah bagian dari pola yang telah berulang selama lebih dari dua dekade: Barcelona yang terus kembali, terus berjaya, dan terus mendominasi La Liga sejak awal abad ke-21.
Sejak memenangkan La Liga pertama mereka di abad ke-21 pada musim 2004/05, Barcelona telah lima kali meraih dua gelar atau lebih secara beruntun. Gelar musim ini menjadi yang ke-13 dalam periode tersebut, berbanding 9 gelar Real Madrid. Angka itu berbicara sendiri tentang siapa yang benar-benar mendominasi sepak bola Spanyol di era modern.
Rashford Raih Gelar Liga Pertama
Di tengah pesta juara Barcelona, ada satu cerita personal yang tak kalah mengharukan, Marcus Rashford akhirnya merasakan gelar liga untuk pertama kalinya dalam karier seniornya.
Marcus Rashford memulai karier seniornya di Manchester United pada 2015 dan menghabiskan hampir satu dekade di Old Trafford tanpa sekalipun menjuarai liga domestik.
Kepindahannya ke Barcelona membuka babak baru. Di panggung El Clásico, ia tidak hanya mencetak gol bersejarah, tetapi juga mengangkat trofi La Liga pertamanya.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News