Tampil dominan sebagai tuan rumah di Stadion Santiago Bernabeu, Los Blancos baru berhasil memecah kebuntuan melalui gol Federico Valverde pada menit ke-51. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah pemain Girona, Thomas Lemar, menyamakan kedudukan pada menit ke-62.
Pertandingan memanas pada menit ke-87 saat wajah Kylian Mbappe terkena benturan dari bek Girona, Vitor Reis, di kotak terlarang. Namun, wasit Javier Alberola tidak menunjuk titik putih dan tidak meninjau kejadian tersebut melalui VAR. Alhasil, Madrid harus berbagi poin dengan Girona.
Arbeloa mengaku heran dengan keputusan wasit yang tak memberikan penalti ketika Mbappe dilanggar. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Los Blancos layak mendapatkan penalti dari insiden tersebut.
"Bagi saya, itu penalti dari sini sampai ke bulan. Saya tidak mengerti, dan saya rasa tidak ada yang mengerti. Anda tahu pendapat saya (tentang wasit), dan fakta-fakta mendukungnya." ujar Arbeloa dalam konferensi pers usai pertandingan.
Baca juga: Hansi Flick Ungkap Alasan Lamine Yamal Ngamuk di Lapangan
Arbeloa juga menekankan bahwa kerugian akibat keputusan pengadil lapangan bukan kali pertama terjadi. Ia merujuk pada kekalahan saat bertamu ke markas Mallorca pekan lalu.
"Ini adalah tindakan yang sangat jelas bagi saya. Sudah banyak kejadian seperti ini bagi kami, dengan wasit seperti ini, dan juga pekan lalu di Mallorca. Sama seperti biasanya," tambahnya.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Madrid yang belum berhasil mendapatkan kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Sebelumnya, Madrid ditekuk Mallorca 1-2 dan kalah dengan skor serupa dari Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Tambahan satu poin ini membuat Madrid tetap menempati urutan dua klasemen sementara dengan koleksi 70 poin dan tersendat mengejar rival abadi Barcelona yang berada di puncak dengan jarak enam angka. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News