Manajemen Atlético menyatakan kemarahan besar yang sudah lama terpendam terhadap manuver kubu Catalan. Hubungan diplomatik kedua raksasa La Liga tersebut kini berada di titik terendah akibat spekulasi masa depan penyerang internasional Argentina, Julián Álvarez.
"Ini mungkin terlihat seperti lelucon atau humor, tetapi sebenarnya ini sangat serius. Kami sudah sangat marah kepada FC Barcelona sejak cukup lama," bunyi pernyataan resmi manajemen Atletico Madrid seperti dikutip dari Mundo Deportivo, Sabtu (30/5).
Pihak klub mengonfirmasi bahwa serangkaian unggahan satir dan bernada ironi yang mereka tayangkan di akun media sosial resmi klub baru-baru ini memang sengaja ditujukan kepada Barcelona.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes untuk mempermalukan cara kerja manajemen Barcelona dalam mendekati pemain yang masih terikat kontrak sah.
Intervensi Media Spanyol
Dalam pernyataan yang sama, Atlético Madrid membedah bagaimana informasi keliru mengenai Julián Álvarez diproduksi secara masif oleh media dan jurnalis tertentu. Mereka menyoroti pergerakan Fabrizio Romano serta beberapa jurnalis lokal Barcelona yang terus-menerus memborbardir publik dengan berita spekulatif.
Tekanan media dinilai sudah melintasi batas ketika Presiden Atlético Madrid, Enrique Cerezo, dicegat secara tidak sopan saat menghadiri jamuan makan siang di kota Barcelona.Ia dicecar pertanyaan provokatif mengenai perkembangan negosiasi transfer dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Atletico Madrid juga membongkar adanya skenario pertemuan terselubung di sebuah restoran di Barcelona yang melibatkan agen pemain, Juanma López. Pertemuan makan malam tersebut diduga sengaja dibocorkan kepada program televisi El Chiringuito agar kru kamera mereka dapat merekam momentum keluarnya sang agen dari lokasi kejadian, demi membangun narasi bahwa kesepakatan transfer sudah dekat.
"Lalu muncul kabar bahwa sebuah tawaran resmi telah dikirimkan oleh pihak mereka. Kenyataannya, tidak ada satu pun dokumen penawaran yang pernah tiba di kantor Atlético Madrid. Ini sudah selesai. Kami sangat marah dan itulah cara kami menunjukkannya," sambung pernyataan Atletico.
Atletico Tegaskan Alvarez Tak Dijual
Merespons rumor finansial yang beredar, Atlético Madrid memastikan posisi hukum mereka sangat kuat dan tidak dapat digoyang oleh pihak mana pun. Julian Álvarez saat ini dilindungi oleh klausul pelepasan sebesar €500 juta, dengan masa kontrak jangka panjang yang mengikatnya hingga tahun 2030.
Pihak klub juga menutup rapat-rapat pintu negosiasi formal maupun informal. Barcelona secara tegas diingatkan bahwa mereka tidak akan bisa memboyong Álvarez menggunakan formula cicilan tetap, pembayaran bertahap selama beberapa tahun, ataupun menggunakan klausul bonus performa.
"Jika Barcelona memang berniat merekrutnya, mereka wajib membayar uang tunai senilai €500 juta secara penuh dan menyetorkannya langsung ke kantor pusat La Liga. Masalah utamanya di sini adalah Barcelona yang tidak menjalankan proses sesuai regulasi," tutup pernyataan keras tersebut.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News