Penyerang AC Milan, Goncalo Ramos (AFP/Stefano Rellandini)
Penyerang AC Milan, Goncalo Ramos (AFP/Stefano Rellandini)

AC Milan

Abaikan Banderol Termahal, Ramos Pilih Fokus Bawa Milan Juara

Gregorius Gelino • 17 September 2026 02:18
Ringkasnya gini..
  • Goncalo Ramos menegaskan nilai transfernya sebagai pemain termahal Milan tidak membuatnya tertekan.
  • Tekanan yang dirasakannya murni berasal dari ekspektasi besar membela AC Milan yang wajib memenangkan gelar.
  • Target utamanya adalah konsistensi meraih kemenangan di setiap pekan demi membawa trofi untuk para tifosi di akhir musim.
Milan: Penyerang AC Milan, Goncalo Ramos, akhirnya buka suara mengenai beban mental yang dipikulnya setelah menyandang status sebagai pemain termahal sepanjang sejarah klub. Pemain asal Portugal ini menegaskan bahwa nilai transfer fantastis tersebut tidak membuatnya gentar maupun tertekan.

Ramos menjadi pemain termahal sepanjang sejarah Il Diavolo Rosso setelah diboyong dari Paris Saint-Germain dengan banderol 74 juta euro atau setara dengan Rp1,5 triliun. Ia memecahkan rekor Rafael Leao yang diboyong Milan dari Lille dengan harga 50 juta euro atau sekitar Rp1 triliun.

Ekspektasi Klub Lebih Penting

Bagi Ramos, tekanan terbesar yang ia rasakan bukan berasal dari label harga diri, melainkan ekspektasi tinggi untuk membawa klub sekelas AC Milan meraih trofi. Ramos mengungkapkan pandangannya terkait tekanan media dan publik sepak bola yang kerap menyoroti nilai transfernya.

"Sejujurnya, saya tidak merasa tertekan menjadi pemain termahal sepanjang masa Milan. Tentu saja ada tekanan, tapi saya pikir itu karena saya membela klub hebat dengan tekanan untuk memenangkan gelar," kata Gonçalo Ramos. Ia menambahkan bahwa berada di klub sebesar AC Milan secara otomatis membawa tuntutan tinggi yang tidak bisa dihindari oleh pemain mana pun. Ramos tak ingin membuang energi hanya untuk memikirkan angka-angka di luar lapangan.

"Saya tidak berpikir ada tekanan yang lebih besar dari itu. Tidak ada waktu untuk memikirkan label pemain termahal, seberapa mahal seorang pemain, atau biaya lainnya. Yang terpenting adalah kami menang setiap pekan dan pada akhir musim itu yang diinginkan tifosi kami," tegasnya.

Target Trofi untuk Milanisti

Fokus utama striker berusia muda ini adalah konsistensi performa tim demi membahagiakan para pendukung setia Rossoneri, Milanisti. Menurutnya, pencapaian kolektif jauh lebih berharga daripada status individu di dalam skuat.

"Kami dan semua orang di sekitar kami menginginkan sesuatu untuk dirayakan pada akhir musim. Jika kami bisa menang, jika kami bisa juara, jika kami bisa menjalani kampanye yang hebat, saya pikir itu adalah hal terpenting," pungkas Ramos.

Dengan mentalitas yang matang dan komitmen tinggi terhadap kemenangan tim, Ramos optimistis bisa menjawab kepercayaan manajemen dan fans lewat deretan gelar juara di akhir musim.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan