Lazio langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah mampu memberikan tekanan yang membuat lini belakang AC Milan kesulitan mengembangkan permainan.
Laga baru berjalan 10 menit, Lazio sudah membuka keunggulan. Matteo Cancellieri berhasil menaklukkan kiper AC Milan Mike Maignan untuk membawa Biancocelesti unggul 1-0.
AC Milan berusaha keluar dari tekanan, tetapi permainan mereka masih belum berkembang. Lazio terus memanfaatkan sejumlah kesalahan Rossoneri, terutama di lini tengah.
Tekanan tuan rumah kembali membuahkan hasil pada menit ke-39. Tijjani Noslin mencetak gol kedua Lazio sekaligus membawa timnya unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir.
Moreira Bangkitkan Milan
Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba meningkatkan intensitas permainan. Pelatih Ruben Amorim melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan.Keputusan memasukkan Diego Moreira kemudian menjadi titik balik bagi Rossoneri. Pemain tersebut langsung memberikan dampak besar setelah memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65.
Moreira memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti Lazio untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Milan.
Hanya berselang dua menit, Moreira kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-67, ia kembali menjebol gawang Lazio untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Dua gol dalam waktu singkat membuat suasana di Stadio Olimpico berubah. Lazio yang sebelumnya menguasai pertandingan kini harus menghadapi tekanan dari AC Milan.
Kedua tim kemudian saling melancarkan serangan untuk mencari gol kemenangan. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
AC Milan pun membawa pulang satu poin setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol. Diego Moreira menjadi sosok penting di balik hasil tersebut berkat dua golnya dalam tempo hanya dua menit.