Kehadirannya sekaligus menandai kembalinya Formula 1 ke ibu kota Spanyol untuk pertama kalinya setelah lebih dari 40 tahun. Sebelumnya, Madrid pernah menjadi tuan rumah F1 melalui Circuito del Jarama yang berada di sebelah utara ibu kota.
Berikut sejumlah fakta menarik mengenai Madring yang menjadi venue baru F1.
1. Debut di Musim 2026
Madring tercatat menggelar Grand Prix pertamanya pada 2026. Karena baru pertama kali digunakan untuk balapan F1, belum terdapat catatan lap tercepat, pole position terbanyak, maupun kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut.Meski Madring merupakan venue baru, Madrid sebenarnya pernah menjadi bagian dari sejarah Formula 1. Circuito del Jarama menggelar sembilan putaran Kejuaraan Dunia F1 pada 1968 hingga 1981.
2. Memiliki Panjang 5,414 Kilometer
Madring memiliki panjang lintasan 5,414 kilometer. Sirkuit ini mempunyai kombinasi sektor cepat dan rangkaian tikungan dengan kecepatan menengah hingga rendah.Menurut Formula 1, sektor pertama Madring memiliki karakter yang sangat cepat. Setelah itu, pembalap menghadapi sejumlah tikungan menengah dan lambat, termasuk Tikungan 12 yang memiliki kemiringan atau banking.
Bagian akhir lintasan juga memiliki beberapa tikungan 90 derajat yang disebut memiliki kemiripan dengan tikungan yang terdapat di Sirkuit Baku.
3. Tikungan Monumental Punya Beban Vertikal Tertinggi
Salah satu bagian paling unik di Madring adalah Tikungan 12 yang dikenal sebagai Monumental. Tikungan tersebut memiliki karakter banking dan menjadi salah satu tantangan utama bagi pembalap.Menurut data Pirelli yang dikutip Formula 1, Monumental menghasilkan beban vertikal tertinggi sepanjang musim. Hal tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kemiringan tikungan, tetapi juga panjang tikungan tersebut.
Konfigurasi Monumental juga membuat pembalap harus menentukan pendekatan yang tepat, terutama dalam mempertimbangkan kecepatan dan peluang menyerang pada tikungan berikutnya.
4. Jarak Garis Start ke Tikungan 1 Hanya 200 Meter
Madring memiliki jarak yang cukup pendek antara garis start-finis dan titik pengereman menuju Tikungan 1.Formula 1 mencatat jaraknya hanya 200 meter. Kondisi tersebut membuat pembalap harus segera mempersiapkan pengereman setelah melewati garis start.
Karakter ini juga menjadi pertimbangan dalam strategi balapan karena posisi pembalap dapat berubah sejak fase awal setelah start.
5. Aspal Baru dengan Grip Relatif Rendah
Sebagai sirkuit baru, kondisi permukaan aspal Madring juga menjadi perhatian. Permukaan lintasan tergolong sangat halus sehingga menawarkan tingkat grip yang relatif rendah.Untuk mengatasi debu dan residu berminyak yang biasanya terdapat pada permukaan aspal baru, Madring mendapat perlakuan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi. Metode tersebut juga digunakan di sejumlah sirkuit lain.
Dari sisi ban, Pirelli menyediakan kompon C2 sebagai hard, C3 sebagai medium, dan C4 sebagai soft untuk Grand Prix Spanyol 2026.
Selain itu, Madring termasuk dalam lima sirkuit paling menuntut di kalender F1 dari sisi energi. Beban lateral yang diterima mobil di lintasan tersebut disebut memiliki intensitas yang sebanding dengan Barcelona dan Silverstone.
Dengan karakter lintasan yang baru dan belum memiliki rekam jejak balapan F1, Madring menjadi salah satu venue yang menarik perhatian pada musim 2026. Balapan perdana di Madrid juga menjadi ujian pertama bagi pembalap dan tim untuk memahami karakter sirkuit tersebut.
(Ellen Octovia Suherman)