Emil Audero mencatatkan 11 clean sheet dari 35 laga bersama Cremonese. (Foto: Instagram @emil_audero)
Emil Audero mencatatkan 11 clean sheet dari 35 laga bersama Cremonese. (Foto: Instagram @emil_audero)

Cremonese

Nasib Kelam Emil Audero: Cremonese Kembali Degradasi Meski Tampil Gemilang di Serie A

Alfa Mandalika • 26 Mei 2026 14:58
Ringkasnya gini..
  • Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, harus menerima kenyataan pahit setelah Cremonese dipastikan terdegradasi dari kompetisi Serie A musim 2025/2026.
  • Cremonese terlempar ke kasta kedua setelah kalah telak dari Como dengan skor 1-4 dan finis di peringkat ke-18 klasemen akhir dengan raihan 34 poin.
  • Momen kelam ini menjadi pengalaman degradasi kedua dalam karier profesional Emil di Liga Italia. Sebelumnya, nasib serupa juga pernah ia rasakan saat mengawal gawang Sampdoria pada musim 2022/2023 silam.
Cremona: Serie A musim 2025/2026 berakhir dengan catatan kelam bagi penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero. Klub promosi Cremonese yang diperkuatnya sepanjang musim ini dipastikan gagal bertahan di Liga Utama Italia dan harus turun kasta ke Serie B untuk musim depan.
 
Kepastian tersebut didapat setelah Cremonese kalah telak dari Como dengan skor 1-4 dan menyudahi kompetisi dengan finis di peringkat ke-18 klasemen akhir.
 
I Grigiorossi itu hanya mampu mengumpulkan total 34 poin dari 38 laga, tertinggal empat angka dari Lecce yang berada di peringkat ke-17 sebagai batas aman dari zona merah.
 
Bagi Emil Audero, hasil ini memahat catatan ironis. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu kini tercatat sudah dua kali merasakan getirnya terlempar dari kompetisi tertinggi sepanjang berkarier di Italia.
 

Statistik Emil Audero Bersama Cremonese


Meskipun Emil tampil gemilang dengan membukukan 124 kali penyelamatan penting serta mengemas 11 catatan clean sheet, rapuhnya koordinasi lini pertahanan Cremonese membuat gawangnya tetap bobol sebanyak 50 kali.

Rapuhnya lini belakang yang minim konsistensi akhirnya memaksa Emil kembali memungut bola dari gawangnya sekaligus gagal menyelamatkan tim dari jurang degradasi.
 

Masa Kelam Bersama Sampdoria


Kegagalan musim ini seolah memutar kembali memori kelam yang dialami Emil Audero pada musim 2022/2023. Saat itu, ia mengalami pengalaman degradasi pertamanya ketika membela Sampdoria, juga dengan status sebagai pemain pinjaman, kala itu dari Inter.
 
Bersama klub berjuluk Il Samp tersebut, Emil tampil dalam 25 pertandingan dan menorehkan empat kali clean sheet. Namun, performa kolektif Sampdoria yang hancur sejak awal musim membuat mereka terbenam di dasar klasemen sebagai juru kunci.
 
Sampdoria menutup musim itu dengan hanya meraih 19 poin dan menjadi tim dengan pertahanan terburuk setelah kebobolan total 71 gol, di mana 39 gol di antaranya bersarang saat Emil mengawal gawang.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan