Tambahan tiga poin membuat Como melesat ke posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan. I Lariani belum terkalahkan sejak kompetisi musim ini bergulir.
Como tampil agresif sejak menit awal di hadapan pendukung sendiri. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23.
Jacobo Ramon membuka keunggulan Como melalui penyelesaian tap-in. Bek tersebut memanfaatkan umpan Nico Paz yang berhasil membelah pertahanan Parma. Como pun unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Parma berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, Como justru mampu memperlebar keunggulan pada menit ke-83.
Gol kedua berawal dari tembakan Maximo Perrone yang diblok barisan pertahanan Parma. Bola muntah kemudian disambar Kaiki Bruno da Silva untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Parma baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+2, pemain pengganti Jose David Romero memanfaatkan assist Pontus Almqvist untuk mencetak gol.
Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Parma untuk mengejar ketertinggalan. Como akhirnya mengamankan kemenangan 2-1.
Tiga Kemenangan Beruntun
Hasil positif tersebut memperpanjang catatan tidak terkalahkan Como di Serie A musim ini.Como mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Udinese. Setelah itu, tim Fabregas tampil impresif dengan meraih tiga kemenangan beruntun atas Napoli 2-1, Genoa 4-1, dan Parma 2-1.
Performa positif Como juga terlihat di pentas Eropa. Mereka baru saja meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas RB Leipzig dalam pertandingan debut di Liga Champions.
Rentetan hasil tersebut membuat kepercayaan diri Como semakin meningkat. I Lariani kini mulai diperhitungkan dalam persaingan papan atas Serie A.
Sebaliknya, Parma harus menerima hasil mengecewakan. Kekalahan tersebut membuat mereka terpuruk di posisi ke-17 dengan baru mengoleksi satu poin dari empat pertandingan.
Konsistensi Como menjadi sinyal positif bagi Fabregas. Dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, mereka kini berada di antara tim-tim yang bersaing di papan atas Serie A.
Sementara bagi Carlos Cuesta, kekalahan dari Como menjadi pekerjaan rumah untuk segera membenahi performa Parma yang masih berada di zona bawah klasemen.
Susunan Pemain:
Como: Robert Sanchez; Yan Couto, Jacobo Ramon, Marc Kempf, Kaiki Bruno da Silva; Maximo Perrone, Lucas da Cunha (Luis Milla 80'), Assane Diao (Jesus Rodriguez Caraballo 55'), Nico Paz (Samuele Ricci 80'), Martin Baturina (Maxence Caqueret 55'); Moise Kean (Anastasios Douvikas 64').
Parma: Edoardo Corvi; Diego Carlos, Mariano Troilo, Enrico del Prato, Sascha Britschgi (Pontus Almqvist 80'); Vincent Sierro (Adrian Bernabe 64'), Mandela Keita, Emanuele Valeri; El Bilal Toure (Matija Frigan 55'), Simone Lontani (Giovanni Fabbian 80'), Nesta Elphege (Jose David Romero 64').