Sempat tertinggal dua gol dalam 16 menit pertama, Nerazzurri bangkit dan membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan 5-3.
James Abankwah dan Jurgen Ekkelenkamp membawa Udinese unggul lebih dahulu. Namun, Inter merespons dengan lima gol yang dicetak Carlos Augusto, Nicolo Barella, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange Bonny.
Udinese hanya mampu menambah satu gol melalui Idrissa Gueye pada masa tambahan waktu.
Kemenangan tersebut membuat Inter mempertahankan rekor sempurna di Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan berada di posisi kedua klasemen, hanya kalah selisih gol dari AS Roma.
Udinese Menggebrak
Udinese tampil mengejutkan sejak awal pertandingan. Tim tamu bahkan mampu mencetak gol ketika laga baru berjalan sembilan menit.James Abankwah memanfaatkan umpan Unai Gomez untuk menaklukkan kiper Inter, Josep Martinez, melalui sundulan. Udinese pun unggul 1-0.
Inter belum mampu menemukan ritme permainan terbaik. Tujuh menit berselang, gawang tuan rumah kembali bobol.
Jurgen Ekkelenkamp menggandakan keunggulan Udinese pada menit ke-16 setelah menerima umpan dari Keinan Davis. Inter tertinggal 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri.
Nerazzurri Bangkit
Tertinggal dua gol membuat Inter meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-26.Carlos Augusto melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan Maduka Okoye. Inter memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum kemudian sepenuhnya beralih kepada tuan rumah. Pada menit ke-35, Nicolo Barella menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah memanfaatkan umpan Marcus Thuram.
Inter pun menutup babak pertama dengan skor imbang setelah sebelumnya berada dalam situasi sulit.
Inter Balikkan Keadaan
Memasuki babak kedua, Inter tampil semakin agresif. Hasilnya, Nerazzurri berbalik unggul pada menit ke-57.Marcus Thuram mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan Andy Diouf. Skor berubah menjadi 3-2 untuk Inter.
Sepuluh menit berselang, Inter kembali mencetak gol. Francesco Pio Esposito memanfaatkan umpan Piotr Zielinski untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Ange Bonny kemudian melengkapi pesta gol Inter pada menit ke-79. Pemain yang masuk sebagai pengganti tersebut menyambar bola muntah setelah tembakan pertamanya ditepis Okoye.
Udinese masih sempat mencetak gol hiburan melalui Idrissa Gueye pada menit ke-90+1. Namun, gol tersebut tidak mengubah hasil pertandingan.
Inter akhirnya menang 5-3 dalam pertandingan yang menghasilkan delapan gol.
Inter Tempel Roma
Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka menempati posisi kedua klasemen sementara Serie A, hanya kalah selisih gol dari AS Roma yang berada di puncak.Inter unggul dua poin atas Como dan Lazio yang masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat.
Kemenangan ini juga menjadi respons positif setelah Inter sebelumnya kalah 2-1 dari Real Madrid pada ajang Liga Champions.
Sementara itu, Udinese menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk dari Lazio. Hasil tersebut membuat Udinese berada di peringkat ke-13 dengan koleksi empat poin.
Susunan Pemain:
Inter Milan: Josep Martinez; John Stones (Benjamin Pavard 62'), Manuel Akanji, Alessandro Bastoni (Federico Dimarco 70'); Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zielinski (Aleksandar Stankovic 82'), Henrikh Mkhitaryan (Curtis Jones 62'), Carlos Augusto; Marcus Thuram (Ange Bonny 70'), Francesco Pio Esposito.
Udinese: Maduka Okoye; James Abankwah, Christian Kabasele, Enzo Ebosse; Mergim Vojvoda (Nicolo Bertola 74'), Jasper Karlstrom, Lennon Miller (Giorgi Chakvetadze 74'), Hassane Kamara; Unai Gomez (Idrissa Gueye 61'), Jurgen Ekkelenkamp (Sandi Lovric 80'); Keinan Davis (Vakoun Bayo 80').