Sebelumnya, Periode kedua Allegri bersama AC Milan berakhir lebih cepat dari perkiraan semula. Setelah kembali menangani Rossoneri pada musim 2025/2026, dia dipecat karena gagal membawa Milan menembus zona Liga Champions musim depan.
Melihat adanya momentum tersebut, kubu Napoli langsung bergerak cepat memanfaatkan situasi. Hanya berselang beberapa hari sejak munculnya kabar pemecatan Allegri di San Siro, Napoli segera memposisikan sang pelatih sebagai target perburuan utama semenjak mereka berpisah dengan Antonio Conte.
Baca Juga :
Antonio Conte Akan Tinggalkan Napoli di Akhir Musim, Laga vs Udinese Jadi Momen Perpisahan
Presiden klub Aurelio De Laurentiis serta Direktur Olahraga Giovanni Manna dilaporkan menilai Allegri sebagai figur paling ideal untuk melanjutkan proyek jangka panjang tim.
Berdasarkan laporan dari Fabrizio Romano, proses negosiasi antara kedua belah pihak berjalan sangat cepat dalam 24 jam terakhir. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dikabarkan telah mengantongi kesepakatan verbal penuh dengan pelatih asal Tuscany tersebut.
Allegri memenangi persaingan memperebutkan kursi kepelatihan Napoli setelah menyingkirkan kandidat kuat lainnya, Vincenzo Italiano. Kedatangan Allegri diproyeksikan untuk memimpin armada Napoli memasuki era baru pasca-kepergian pelatih sebelumnya, Antonio Conte.
Meski kesepakatan verbal telah tercapai, Napoli masih belum bisa mengumumkan Allegri secara resmi. Pelatih berusia 58 tahun itu masih harus menuntaskan proses pemutusan kontraknya bersama AC Milan sebelum menandatangani kontrak anyar dengan Napoli.
Allegri kini diwajibkan menyelesaikan urusan pemutusan kontraknya yang masih tersisa dengan klub sebelumnya, AC Milan. Setelah proses administrasi dengan manajemen Rossoneri tersebut rampung, Allegri dijadwalkan akan langsung menandatangani kontrak resminya bersama Napoli.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News