Langkah pengunduran diri ini tercapai setelah Conte melakukan kesepakatan damai bersama Presiden klub, Aurelio De Laurentiis. Menurut laporan Fabrizio Romano, keputusan hengkang ini sudah bulat sejak sebulan lalu dan telah disampaikan langsung kepada petinggi klub.
Meskipun masa kontraknya di Naples sejatinya masih tersisa satu musim lagi, Conte memilih pergi tanpa menuntut biaya kompensasi ataupun pesangon dari pihak klub.
Kesepakatan tanpa konflik ini dipandang sebagai bukti matangnya hubungan profesional antara Conte dan De Laurentiis, dua figur yang selama ini dikenal publik sepak bola Italia memiliki karakter temperamental.
Konsistensi Pola Karier Sang Pelatih
Keputusan untuk menyudahi kerja sama setelah dua musim ini sekaligus memperpanjang catatan konsistensi pola karier Antonio Conte di dunia manajerial. Napoli tercatat menjadi tim kedelapan dalam level klub yang ia tinggalkan dalam kurun waktu dua tahun atau kurang.Juventus sejauh ini tetap menjadi satu-satunya klub yang pernah ia tukangi selama tiga musim penuh.
Pertandingan melawan Udinese pada akhir pekan nanti akan menjadi laga ke-91 bagi Conte dalam mengarsiteki Napoli di semua ajang.
Sepanjang dua musim memimpin Napoli, Conte menorehkan catatan statistik yang cukup impresif dengan sumbangan rata-rata 2,07 poin per pertandingan di kancah domestik serta rasio kemenangan tim mencapai angka 56,67 persen.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News