Menurut Arthur, pengatur serangan seperti dirinya selalu bersinar di bawah Spalletti. Stanislav Lobotka di Napoli dan David Pizarro di AS Roma merasakan tangan dingin Spalletti dan berkembang menjadi pemain kelas dunia.
"Saya harap mendapat kesempatan di bawah Spalletti. Ia menyukai playmaker dan saya merasa nyaman dengan peran itu," kata Arthur kepada La Gazzetta dello Sport.
"Saya merasa pemain seperti Lobotka dan Pizarro, keduanya berkembang di bawah Spalletti. Bukan tidak mungkin jika saya bisa beradaptasi, kita akan lihat apa yang terjadi," bebernya.
Baca juga: Legenda Inter Sebut Napoli sebagai Rival Terberat, Bukan Milan
Arthur yang sempat terlupakan setelah tampil kurang memuaskan ketika dipinjamkan ke Fiorentina merasa kebangkitannya berkat kerja keras dan merasa menjadi pemain penting di klub. Ia berharap bisa mendapatkan hal yang sama ketika kembali ke Juve."Tidak ada rahasia di balik performa saya, hanya kerja keras dan fakta bahwa saya bahagia lagi ketika saya membantu tim adalah kuncinya. Saya terbantu dengan menjalani pramusim dan aspek mental juga di mana saya merasa penting di Gremio," paparnya.
"Saya datang ke Turin di masa transisi bagi semua orang, dengan banyak perubahan, dan itu memengaruhi semua orang, termasuk saya. Saya menyesal tak bisa memperlihatkan apa yang saya bisa dan saya membuktikannya di Gremio," pungkasnya.
Arthur tampil impresif bersama Gremio sejak dipinjam pada Agustus 2025 lalu. Gelandang 29 tahun tersebut mencatatkan 25 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan satu gol dan kontraknya masih bergulir hingga Juni 2027 di Juve.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News