Bermain di hadapan pendukung sendiri, Parma justru mendapatkan tekanan dari Bologna sejak pertandingan dimulai. Situasi semakin sulit setelah tuan rumah kehilangan satu pemain pada menit kesembilan.
Abdoulaye Ndiaye harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Wasit Luca Zufferli kemudian meninjau insiden tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR).
Setelah melakukan peninjauan, Zufferli memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Ndiaye. Keputusan tersebut membuat Parma harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Parma Bertahan dari Gempuran Bologna pada Babak Pertama
Unggul jumlah pemain membuat Bologna lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan. I Rossoblù terus berusaha membongkar pertahanan Parma yang tampil lebih defensif setelah kehilangan Ndiaye.
Meski mendominasi permainan, Bologna kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya. Pertahanan I Gialloblù mampu meredam sejumlah serangan tim tamu sehingga tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor imbang 0-0.
Bologna Pecah Kebuntuan Lewat Arthur Theate
Memasuki babak kedua, Bologna kembali meningkatkan tekanan untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53.
Arthur Theate berhasil membawa Bologna unggul setelah menyambut umpan matang dengan sundulan. Bola yang dilepaskannya meluncur melewati barisan pertahanan Parma dan masuk ke sudut kiri atas gawang. Skor berubah menjadi 0-1.
Parma berusaha memberikan respons enam menit berselang. Pemain pengganti El Bilal Touré berhasil melewati penjagaan lawan sebelum melepaskan tembakan keras dari sekitar area penalti.
Namun, kiper Bologna Lukasz Skorupski tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut. Skor tetap 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Dua Penalti Warnai Akhir Pertandingan
Bologna semakin menjauh pada menit ke-73 setelah mendapatkan hadiah penalti. Keputusan tersebut diberikan setelah Nicolo Cambiaghi terjatuh akibat kontak dengan pemain Parma di dalam kotak penalti.
Wasit kemudian melakukan peninjauan melalui VAR sebelum memutuskan memberikan tendangan penalti kepada I Rossoblù.
Riccardo Orsolini yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tembakannya mengarah ke sisi kanan gawang dan gagal dihentikan kiper Parma. Bologna pun unggul 2-0.
Parma tidak menyerah begitu saja. Tuan rumah mendapatkan kesempatan memperkecil ketertinggalan melalui titik putih pada menit ke-81.
Vincent Sierro yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Tembakannya mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan mengubah skor menjadi 1-2.
Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Parma untuk menyamakan kedudukan. Namun, Bologna tetap mampu menjaga keunggulan dengan terus memberikan tekanan hingga pertandingan berakhir.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta pada sisa waktu pertandingan. Bologna akhirnya membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Parma dalam Derby Emilia.
Susunan Pemain
Parma (3-5-2): Daffara; Delprato, Troilo, Ndiaye; Cremaschi, Fabbian, Sierro, Keita, Valeri; Romero, Lontani.
Bologna (3-4-3): Skorupski; Darmian, Casale, Theate; Zortea, Ferguson, Pobega, Miranda; Bernardeschi, Odgaard, Cambiaghi.
(Muhammad Zaidan Rizky)