Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, pelatih berusia 41 tahun itu menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Massimiliano Allegri. Peluang tersebut dapat menjadi momen penting untuk Amorim mengembalikan reputasinya setelah tidak menangani tim sejak Januari 2026.
Kedatangan Rúben Amorim ke San Siro menjadi bagian dari proses perombakan besar yang sedang dilakukan AC Milan. Sebelumnya, manajemen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri pada Mei lalu setelah klub gagal mencapai target lolos ke Liga Champions.
Perubahan tersebut tidak hanya terjadi di kursi pelatih. Sejumlah petinggi klub juga meninggalkan struktur manajemen, termasuk direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan direktur teknis Geoffrey Moncada, sebagai bagian dari langkah restrukturisasi untuk memulai era baru di klub.
Alasan Milan Memilih Amorim
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menyebut pihaknya telah lama memantau perkembangan Amorim, terutama setelah keberhasilannya membawa Sporting CP meraih dua gelar Liga Portugal pada periode 2020 hingga 2024.
"Kami telah memantau Ruben selama bertahun-tahun dan pencapaiannya bersama Sporting sangat mengesankan serta mencerminkan gaya bermain yang kami cari. Filosofinya sangat selaras dengan visi kami," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Dia merupakan salah satu pelatih generasi baru Eropa yang paling siap dan inovatif, muda, ambisius, dan memiliki identitas sepak bola modern,” lanjutnya.
Tantangan Baru Amorim
Serie A akan menjadi tantangan penting bagi Rúben Amorim untuk membuktikan kemampuannya sekaligus memperbaiki catatan kurang memuaskan selama melatih di Premier League.
Sebelumnya, Amorim sempat mendapat harapan besar saat ditunjuk menggantikan Erik ten Hag sebagai pelatih Manchester United pada November 2024.
Namun, performa Manchester United justru tidak menunjukkan peningkatan. Setan Merah menutup musim 2024/2025 dengan finis di peringkat ke-15, yang menjadi pencapaian terburuk klub di era Premier League. Hasil tersebut membuat Amorim akhirnya diberhentikan pada awal 2026.
"Ada ambisi yang selalu menjadi bagian dari perjalanan karier saya, dan melatih AC Milan adalah salah satunya,” kata Amorim seperti dikutip melalui laman resmi klub.
“Ini adalah tantangan yang saya sambut dengan rasa bangga dan antusiasme, dan saya tidak sabar untuk segera memulainya," tutupnya.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda