Dilansir dari The Athletic, UGP memimpin negosiasi atas nama sekelompok investor sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk melanjutkan warisan kejayaan De Laurentiis.
Meskipun Napoli saat ini berstatus tidak dijual, pihak UGP bersama para pendukung finansialnya terus bergerak maju dalam pembicaraan yang sejatinya telah diinisiasi sejak enam bulan lalu.
Warisan Emas De Laurentiis
Langkah UGP untuk mengambil alih Napoli dipastikan tidak akan berjalan mudah mengingat nilai historis yang melekat pada sang pemilik. Aurelio De Laurentiis merupakan sosok penyelamat yang mengambil alih klub dari kebangkrutan total pada September 2004 silam, saat Napoli terlempar ke kasta ketiga liga domestik.
Di bawah kendali sang produser film tersebut, Napoli tidak hanya berhasil kembali ke kompetisi tertinggi Serie A, melainkan juga sukses menyudahi dahaga gelar juara liga selama 33 tahun pada musim 2023 lalu.
Menjelang perayaan satu abad usia klub, De Laurentiis tercatat sebagai pemilik paling sukses sepanjang sejarah Napoli dengan sumbangan dua trofi Scudetto, tiga Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italiana.
UGP Siapkan Proyek Besar
Proposal investasi yang diajukan oleh UGP tidak hanya menyasar pada kepemilikan klub sepak bola semata, melainkan juga mencakup komitmen pembangunan infrastruktur yang masif.
Salah satu poin utama dari draf penawaran tersebut adalah rencana untuk memprivatisasi sekaligus melakukan renovasi total pada stadion bersejarah Napoli, Stadio Diego Maradona.
Selain itu, UGP berencana mengadopsi model bisnis multi cabang seperti yang diterapkan oleh RedBird Capital Partners di AC Milan. Melalui SSC Napoli dan Napoli Basketball yang sudah mereka miliki sebelumnya, konsorsium ini membidik lisensi franchise NBA Europe menjelang peluncuran liga bola basket baru yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang.
Dominasi Investor AS di Serie A
Jika De Laurentiis melunak dan menerima tawaran ini, ia akan mencatatkan rekor keuntungan penjualan terbesar dalam sejarah olahraga, mengingat ia membeli Napoli dahulu dengan nilai kurang dari dua persen dari total tawaran UGP saat ini.
Fenomena akuisisi ini juga kian mempertegas dominasi pemilik modal asal Amerika Utara di sepak bola Italia.
Saat ini, 11 dari 20 klub kontestan Serie A sudah dikuasai oleh investor asing, di mana sembilan di antaranya berasal dari Amerika Serikat.
Baca Juga :
Antonio Conte Akan Tinggalkan Napoli di Akhir Musim, Laga vs Udinese Jadi Momen Perpisahan
Jika ditambah dengan kepemilikan 49 persen saham di Cagliari serta investasi terbaru di Venezia FC, kendali kapitalisme modern Amerika Serikat tampaknya kian tidak terbendung untuk mendikte arah masa depan sepak bola di Negeri Menara Pisa tersebut.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News