Manchester City (Photo by PETER POWELL AFP)
Manchester City (Photo by PETER POWELL AFP)

Manchester City

Tersandung Kasus Aturan Finansial Premier League, CEO Manchester City: Ini Konspirasi!

Alfa Mandalika • 01 Oktober 2026 14:49
Ringkasnya gini..
  • Manchester City dinyatakan bersalah oleh komisi independen Premier League.
  • CEO Ferran Soriano membantah putusan dan menyebut tuduhan terhadap klub tidak benar.
  • Manchester City masih memiliki kesempatan mengajukan banding sebelum proses sanksi berjalan.
Jakarta: Manchester City mendapat putusan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial Premier League. Keputusan tersebut dikeluarkan komisi independen setelah proses panjang terkait dugaan pelanggaran yang berlangsung selama beberapa musim.

Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan yang diajukan dalam perkara tersebut. Komisi menemukan adanya pengaturan sejumlah kontrak komersial yang dinilai digunakan untuk menggelembungkan pendapatan klub.

Namun, Manchester City tetap membantah melakukan pelanggaran. CEO City Ferran Soriano menyampaikan sikap klub melalui video yang dikirimkan kepada staf dan pemain setelah putusan tersebut diumumkan.


Soriano Sebut Ada Teori Konspirasi

Soriano mengecam putusan yang menyatakan Manchester City bersalah. Ia tetap mempertahankan posisi klub bahwa tuduhan yang diarahkan kepada Manchester City tidak benar.

Dalam pernyataannya kepada staf, Soriano menyebut perkara tersebut berawal dari tuduhan yang menurutnya palsu mengenai aliran dana pemilik klub melalui sponsor asal Abu Dhabi.

Ia juga menyebut putusan tersebut sebagai bagian dari teori konspirasi yang diarahkan kepada Manchester City. Pernyataan itu menunjukkan klub masih mempertahankan sikap penolakan terhadap temuan komisi independen.

Manchester City selanjutnya memiliki kesempatan untuk mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Batas waktu banding disebut jatuh pada Jumat, 2 Oktober 2026.


Komisi Temukan Pelanggaran Finansial

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League dalam periode 2009/10 hingga 2017/18. Komisi menemukan penggunaan sejumlah kontrak komersial yang disebut sebagai bagian dari skema pendanaan terselubung.

Sky Sports melaporkan nilai pendapatan yang dinilai telah dinaikkan secara artifisial mencapai sekitar 830 juta poundsterling. Temuan tersebut berkaitan dengan sejumlah kesepakatan komersial Manchester City.

Premier League sebelumnya mengajukan 115 dakwaan terkait dugaan pelanggaran finansial. Proses pemeriksaan kemudian berlangsung selama bertahun-tahun sebelum komisi mengeluarkan keputusan.

Manchester City menolak temuan tersebut dan menyatakan akan menempuh proses banding. Karena itu, putusan terbaru belum menjadi akhir dari proses hukum olahraga yang dijalani klub.


Sanksi Belum Diputuskan

Meski komisi independen telah menyatakan Manchester City bersalah, sanksi belum langsung dijatuhkan. Penentuan hukuman akan melalui proses terpisah.

Kemungkinan sanksi dapat mencakup denda atau pengurangan poin hingga hukuman yang lebih berat. Namun, bentuk dan besaran sanksi belum ditetapkan secara resmi.

Manchester City juga masih memiliki jalur banding. Klub sebelumnya menyatakan akan mempertahankan posisinya dan menempuh proses yang tersedia setelah putusan diumumkan.

Dengan demikian, perkembangan berikutnya akan bergantung pada proses banding dan pembahasan sanksi. Belum ada keputusan final mengenai hukuman yang akan diterima Manchester City.


(Mohammad Althaf Musyaffa)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan