3. Juergen Klopp (2015-...)
Juergen Klopp bergabung dengan Liverpool dari Borussia Dortmund pada 2015. Keberhasilan Klopp mematahkan dominasi Bayern Munich di Bundesliga membuat manajemen dan fans menaruh harapan besar pada pria Jerman tersebut.Pada musim pertamanya, Klopp gagal membuat Liverpool tampil kompetitif di Liga Inggris, dimana mereka hanya finis di posisi delapan. Tapi di ajang Eropa, Klopp sempat menghadirkan asa usai The Reds lolos ke final Europa League, kendati pada akhirnya harus menyerah dari Sevilla.
Mulai musim kedua, barulah Klopp memetik hasil jerih payahnya dalam menerapkan filosofi "gegenpressing" yang jadi andalannya. Performa Liverpool mulai stabil dan beberapa pemain muda seperti Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold mulai bersinar.
Ekspektasi besar dari fans dan manajemen klub akhirnya dibayar tuntas oleh Klopp lewat gelar Liga Champions 2018 -- 2019, yang dilanjutkan dengan menuntaskan penantian 30 tahun klub merebut trofi Liga Primer Inggris di musim berikutnya.
Bersama Klopp yang terikat kontrak hingga 2026, para penggemar tentunya berharap Liverpool terus berprestasi baik di kompetisi domestik maupun eropa.
2. Bob Paisley (1974 -- 1983)
Bob Paisley bergabung dengan Liverpool sebagai asisten pelatih pada tahun 1959 dan harus menunggu hingga 1973 untuk mengambil posisi Bill Shankly sebagai pelatih.Tekanan pada Paisley sangat besar karena dia harus membawa warisan pendahulunya. Namun, ia mampu melakukannya dengan sangat baik.
Paisley adalah salah satu faktor utama dibalik dominasi Liverpool pada era 70-an dan 80-an. Dia juga yang bertanggung jawab untuk membentuk kemitraan hebat antara Kenny Dalglish dan Ian Rush, serta kehadiran pemain-pemain legendaris lain macam Graeme Souness dan Ronnie Whelan.
Bob Paisley memimpin Liverpool selama sembilan tahun dan sukses menyumbangkan total 20 trofi juara. Tiga gelar Piala Eropa (Liga Champions) pertama yang diraih Liverpool, serta enam titel Liga Inggris adalah buah kerja keras Paisley yang membuat namanya sangat melegenda.
Setelah memutuskan pensiun sebagai pelatih pada 1983, Paisley melanjutkan pengabdiannya sebagai direktur klub sampai ia jatuh sakit parah pada tahun 1992. Bob Paisley mengidap penyakit Alzheimer dan kemudian meninggal dunia pada 14 Februari 1996 di usia 77 tahun.
1. Bill Shankly (1959 -- 1974)
Bill Shankly tidak diragukan lagi adalah pelatih terbesar Liverpool yang pernah ada. Kendati raihan trofinya tidak sebanyak Bob Paisley, tapi pengaruhnya di klub telah membuka jalan bagi semua kehebatan yang mereka capai di kemudian hari.Shankly bergabung pada tahun 1959 di masa sulit Liverpool yang kala itu sudah lima tahun berkubang di divisi kedua. Infrastruktur yang ada juga sangat buruk. Stadion Anfield dalam kondisi rusak, tanpa sarana menyirami lapangan.
Selama tiga tahun, ia bekerja keras untuk membalikkan keadaan, melepaskan beberapa pemain dan membuat perubahan yang tepat di setiap aspek. Bersama rekan-rekan seperti Bob Paisley, Joe Fagan dan Rueben Bennett yang kemudian dikenal dengan "The Boot Room", Shankly akhirnya mengubah wajah Liverpool.
Kebangkitan Liverpool ditandai dengan menjuarai divisi dua pada tahun 1962 dan kembali mentas di kompetisi papan atas. Selanjutnya Mereka memenangkan Piala FA pada tahun 1965 dan diikuti dengan gelar liga di musim berikutnya.
Shankly akhirnya membawa Liverpool ke era kejayaan. Ia memulai warisan baru di klub dengan membawa pemain-pemain berbakat seperti Kevin Keegan, Ray Clemence dll. The Reds dibawanya meraih double winner (Liga Inggris dan Piala UEFA) pada 1973.
Bill Shankly dianggap yang terbesar tidak hanya karena prestasinya tetapi juga karena kerendahan hatinya. Dia berbagi hubungan yang hebat dengan para penggemar dan selalu menghargai mereka di atas segalanya. Filosofinya yang membuat Liverpool menjadi salah satu klub paling sukses di Inggris dan Eropa.
Bill Shankly meninggal dunia pada 29 September 1981 karena serangan jantung. Dia dikremasi di Anfield Crematorium pada 2 Oktober dan abunya ditaburkan di Stadion Anfield di depan tribun The Kop.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News